Ini Rahasia Jemaah Haji agar Tidak Tumbang saat Cuaca Panas di Arab Saudi

  • 08 Mei 2026 04:35 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong Selatan – Cuaca ekstrem di Arab Saudi bukan main – main, banyak yang mengira rasa haus adalah tanda awal tubuh butuh air, padahal menurut dr, Tan Shot Yen, haus adalah tanda akhir dehidrasi. Artinya kalau anda baru minum saat haus, tubuhmu sebenarnya sudah teriak kelelahan.

Jangan sampai ibadah haji tergangggu hanya karena kita salah membaca sinyal tubuh sendiri. Coba cek warna urine anda sekarang, kalau sudah kuning pekat itu alarm bahaya. Bukan cuma soal minum air putih yang cukup, tapi anda juga harus pintar pilih asupan. Hindari kopi, teh, apalagi minuman manis dan junk food sperti donat atau biskuit krim. Karena gula berlebih dan kafein justru membuat anda makin sering buang air kecil, yang artinya cairan tubuh makin cepat terkuras habis. Fokus ke real food agar metabolisme anda tetap tangguh di bawah terik matahari Tanah Suci.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meminta jemaah untuk sangat disiplin menjaga kondisi fisik karena karakter cuaca di Arab Saudi yang jauh lebih panas dan kering dibanding di Indonesia.

Persiapan fisik itu sama pentingnya dengan persiapan batin. Anda bisa bayangkan stamina yang harus dijaga selama rangkaian ibadah yang panjang. Jadi buat anda atau keluarga yang berangkat haji tahun ini, ayo mulai disiplin minum tanpa menunggu haus dan jaga pola makan sehat dari sekarang. Sehat itu investasi agar ibadah bisa maksimal sampai akhir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....