Marah – Marah Bikin Tekanan Darah Tinggi, Ini Penjelasan Medisnya
- 02 Mei 2026 05:45 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong Selatan – Kita pasti sering melihat di film atau sinetron ada karakter yang sedang marah besar kemudian memegang dadanya lalu tiba – tiba pingsan atau terkena serangan jantung. Hal ini membuat banyak orang percaya bahwa marah adalah penyebab utama dari munculnya penyakit darah tinggi atau sebaliknya, orang darah tinggi pasti suka marah – marah. Tapi secara medis apakah hubungannya begitu ?
Dalam unggahan di media sosial dr. Erta P.W. SpJp, FIHA memberi penjelasan terkait dengan hal ini, “ mari kita luruskan hubungan antara emosi yang meledak – ledak dengan kesehatan pembuluh darah kita agar kita tidak salah paham lagi, secara ilmiah saat kita marah tubuh kita memang akan masuk ke dalam mode siaga satu dimana pada saat ini otak kita akan memerintahkan kelenjar adrenal untuk membanjiri aliran darah dengan hormon adrenalin dan kortisol. Hormon – hormon ini bertugas untuk meningkatkan detak jantung dan menyempitkan pembuluh darah agart tekanan darahnya itu naik secara instan”, ungkapnya.
Erta juga melanjutkan, jadi memang benar pada saat anda sedang marah tensi anda pasti melonjak naik, tapi biasanya itu hanya bersifat sementara dan akan kembali normal saat amarah anda sudah mereda. Namun masalah sebenarnya itu muncul bukan dari marah yang sekali – kali melainkan dari kondisi stres kronis yang membuat hormon stres tersebut terus mengalir di dalam tubuh anda.
Jika anda adalah tipe orang yang mudah tersinggung oleh hal – hal sepele, jantung dan pembuluh darah anda harus menanggung beban tekanan yang naik turun secara drastis sepanjang hari, jika berulang secara terus menerus hal ini akan merusak elastisitas pembuluh darah dan menyebabkan hipertensi yang menetap bukan lagi sekedar lonjakan sesaat.
Lalu benarkah penderita darah tinggi itu bawaannya lebih mudah marah atau temperamental, dr. Erta menjelaskan bahwa sebenarnya tidak ada bukti medis langsung yang menyatakan bahwa tekanan darah yang tinggi secara fisik itu mempengaruhi karakter seseorang menjadi lebih galak, namun orang yang memiliki tekanan darah tinggi seringkali juga mengalami gangguan tidur, rasa tidak nyaman ditubuh atau stres yang tinggi dan secara tidak langsung membuat mereka lebih cepat emosi.
Jadi dari pada membuang energi untuk marah pada hal – hal yang tidak bisa kita kendalikan lebih baik gunakan energi itu untuk mulai hidup dengan lebih sehat dan bahagia. Marah itu manusiawi tapi membiarkan amarah kita menguasai hidup kita adalah keputusan yang sangat merugika kesehatan jantung kita sendiri dalam jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....