Karantina PBD Perketat Pengawasan Masuknya Hewan Penular Virus Nipah
- 12 Apr 2026 10:16 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Papua Barat Daya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik menyikapi ancaman Virus Nipah (NiV). Hal ini ditegaskan oleh drh. I Wayan Kertanegara, M.Pt, dalam dialog interaktif di RRI Sorong, Selasa pagi.
Meskipun hingga saat ini belum ditemukan kasus positif virus Nipah pada manusia maupun hewan di Indonesia, khususnya di wilayah Sorong, langkah mitigasi dianggap krusial mengingat fatalitas virus ini yang cukup tinggi.
Mengenal Penularan Virus Nipah
Dalam dialog tersebut, drh. Wayan menjelaskan bahwa Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis, artinya menular dari hewan ke manusia. Inang alami dari virus ini adalah kelelawar buah (pueropodidae)
"Penularan bisa terjadi melalui kontak langsung dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi, seperti urine atau saliva kelelawar pada buah-buahan yang tidak dicuci bersih, maupun melalui hewan perantara seperti babi," ujar drh. Wayan.
Langkah Strategis Karantina
Sebagai garda terdepan di pintu masuk komoditas pertanian dan hewan, pihak Karantina telah menyiapkan beberapa langkah antisipasi:
- Penguatan Pengawasan di Pintu Masuk: Memperketat pemeriksaan dokumen dan kesehatan hewan (khususnya babi) yang datang dari luar daerah.
- Bio-Security: Mendorong peternak lokal untuk meningkatkan kebersihan kandang agar tidak mudah terpapar akses kelelawar liar.
- Edukasi Masyarakat: Mengimbau warga agar selalu mencuci buah-buahan hingga bersih dan memasak daging hingga matang sempurna.
Gejala yang Perlu Diwaspadai
Drh. Wayan juga memaparkan bahwa gejala pada manusia yang terinfeksi mirip dengan flu berat, disertai demam, pusing, dan pada kondisi parah dapat menyebabkan radang otak (ensefalitis).
"Jika ada ternak yang mengalami gejala pernapasan akut secara massal, atau masyarakat menemukan kematian mendadak pada hewan, segera laporkan kepada petugas kesehatan hewan atau kantor Karantina terdekat," tambahnya.
drh. I Wayan Kertanegara menekankan pentingnya sinergi antara instansi pemerintah dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kedaulatan hayati di Papua Barat Daya. Karantina berkomitmen untuk memastikan setiap komoditas yang masuk ke Sorong melalui pelabuhan maupun bandara telah melalui prosedur pemantauan yang ketat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....