Manfaat Storytelling bagi Tumbuh Kembang Anak Usia Dini
- 30 Sep 2026 18:23 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Pembentukan karakter, kecerdasan, dan keterampilan sosial anak pada masa keemasan (golden age) dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, salah satunya melalui metode storytelling atau mendongeng. Metode interaktif ini dinilai menjadi instrumen efektif dalam menstimulasi tumbuh kembang anak usia dini secara menyeluruh.
Praktik mendongeng tidak sekadar menjadi sarana hiburan, melainkan memiliki dampak strategis pada berbagai domain perkembangan anak, antara lain:
Akselerasi Bahasa dan Literasi: Anak-anak yang terbiasa mendengarkan cerita memiliki penguasaan kosakata yang lebih kaya, struktur kalimat yang lebih runtut, serta minat baca yang tumbuh lebih awal.
Stimulasi Kognitif dan Kreativitas: Storytelling merangsang otak anak untuk memvisualisasikan karakter dan alur cerita secara mandiri, sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis dan daya ingat.
Pembentukan Karakter dan Empati: Melalui narasi dan pengalaman para tokoh cerita, anak diajarkan untuk mengenali beragam emosi, memahami nilai-nilai moral, serta melatih empati dalam kehidupan bermasyarakat.
Kepercayaan Diri dan Komunikasi: Mengajak anak berpartisipasi aktif atau menceritakan ulang isi cerita terbukti ampuh melatih keberanian berpendapat dan mengasah keterampilan interaksi sosial.
Selain mendukung tumbuh kembang secara personal, aktivitas storytelling yang dilakukan secara konsisten oleh orang tua maupun pendidik juga menjadi sarana efektif dalam mempererat ikatan emosional (bonding) dengan anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....