YouTube Ubah Cara Hitung View, Apakah Pendapatan Kreator Ikut Berubah
- 31 Agt 2026 12:40 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - YouTube mulai mengubah cara menghitung jumlah view atau tayangan video. Mulai 24 Agustus 2026, tayangan dihitung sejak video mulai diputar, termasuk sejak frame pertama. Perubahan ini berlaku untuk berbagai format, mulai dari Shorts, video panjang atau video on demand (VOD), hingga siaran langsung.
Perubahan tersebut membuat angka view yang terlihat oleh publik berpotensi lebih cepat bertambah. Namun, perubahan cara menghitung tayangan ini tidak otomatis membuat pendapatan kreator meningkat.
YouTube secara resmi menyatakan perubahan tersebut tidak memengaruhi pendapatan maupun kelayakan kreator dalam YouTube Partner Program (YPP). Untuk penghasilan YPP, YouTube tetap menggunakan metrik engaged views dan engaged watch hours, sedangkan kelayakan program menggunakan qualified views.
Dengan kata lain, bertambahnya angka public views tidak dapat langsung diartikan sebagai bertambahnya penghasilan dari iklan.
Apa Itu Engaged Views?
YouTube tetap menyediakan metrik lama dengan istilah engaged views. Metrik ini membantu kreator melihat keterlibatan penonton setelah video mulai diputar.
Perbedaan tersebut penting bagi kreator. Angka public views kini lebih menggambarkan jumlah pemutaran sejak video dimulai, sementara engaged views menjadi salah satu metrik yang tetap digunakan dalam perhitungan pendapatan YPP.
YouTube juga menegaskan bahwa sistem tetap melakukan pemeriksaan untuk memastikan tayangan berasal dari aktivitas yang valid. Platform dapat menyesuaikan atau menghapus tayangan yang dianggap berkualitas rendah maupun tidak sah.
Perubahan ini membuat kreator perlu lebih cermat membaca performa kanal. Jumlah view memang penting untuk melihat jangkauan konten, tetapi bukan satu-satunya indikator keberhasilan.
Kreator dapat melihat data melalui YouTube Analytics, termasuk durasi tontonan dan tingkat keterlibatan penonton. Data tersebut dapat memberikan gambaran lebih jelas apakah sebuah video benar-benar menarik perhatian audiens.
Bagi kreator konten di Sorong dan Papua Barat Daya, perubahan ini juga menjadi pengingat agar tidak hanya mengejar angka tayangan. Konten yang mampu mempertahankan perhatian penonton tetap menjadi bagian penting dalam membangun kanal dan peluang monetisasi.
Dengan demikian, perubahan cara penghitungan view lebih berdampak pada tampilan dan pengukuran jumlah tayangan, bukan secara langsung pada besaran pendapatan kreator. Penghasilan tetap bergantung pada metrik monetisasi yang ditetapkan YouTube serta performa iklan dan konten yang memenuhi syarat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....