Suka Pakai Headphone, Perhatikan Volume dan Durasi

  • 29 Agt 2026 14:32 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Headphone Bluetooth kini menjadi perangkat yang umum dipakai untuk bekerja, belajar, bermain gim, hingga mendengarkan musik. Penggunaannya setiap hari pada dasarnya tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan, tetapi risiko terhadap pendengaran lebih berkaitan dengan seberapa keras dan lama suara didengarkan, bukan semata-mata karena koneksi Bluetooth.

Menurut World Health Organization (WHO), suara yang terlalu keras dan didengarkan berulang kali dalam waktu lama dapat merusak sel-sel pendengaran secara permanen. Karena itu, WHO menyarankan menjaga volume perangkat di bawah 60 persen dari tingkat maksimal dan memberikan jeda secara berkala agar telinga memiliki waktu untuk beristirahat.

Pengguna juga bisa memilih headphone yang pas dan memiliki fitur peredam suara untuk membantu mengurangi keinginan menaikkan volume ketika berada di tempat ramai. WHO mencatat bahwa semakin tinggi volume suara, semakin singkat pula waktu yang dianggap aman untuk mendengarkan. Sebagai gambaran, paparan suara rata-rata 80 desibel dapat berlangsung hingga 40 jam dalam seminggu, sedangkan pada 90 desibel batas waktunya jauh lebih singkat.

Menggunakan headphone Bluetooth setiap hari bukan berarti otomatis membahayakan telinga. Yang perlu diperhatikan adalah volume, lama penggunaan, dan pemberian waktu istirahat untuk telinga. Jika setelah memakai headphone muncul denging yang terus-menerus, suara terasa teredam, atau mulai sulit mendengar percakapan, WHO menyarankan untuk memeriksakan pendengaran kepada tenaga profesional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....