Fotografi Tak Lagi Sekadar Hobi, Profesi Kreatif yang Menjanjikan di Era Digital

  • 27 Agt 2026 10:46 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Fotografi kini tidak lagi sekadar menjadi hobi untuk mengabadikan momen. Di tengah perkembangan teknologi digital dan media sosial, fotografi telah berkembang menjadi salah satu bidang profesi dalam industri kreatif yang menawarkan peluang cukup besar. Hal tersebut terungkap dalam dialog program Sore Ceria Pro 2 Sorong bersama fotografer Yasin dan digital content creator Nurdiansyah. Keduanya berbagi pengalaman mengenai perjalanan mereka menekuni dunia fotografi, videografi, hingga pembuatan konten digital.

Yasin menceritakan, ketertarikannya terhadap fotografi bermula sejak masih duduk di bangku kuliah. Berawal dari kegemaran mengambil foto dan membuat video, ia kemudian mendapatkan kesempatan untuk terlibat dalam berbagai pekerjaan dokumentasi.

Pengalaman tersebut semakin berkembang ketika dirinya mendapat kesempatan menangani pekerjaan di bidang kehumasan pada salah satu kementerian. Dari pengalaman itu, fotografi yang awalnya hanya menjadi hobi kemudian berkembang menjadi profesi yang ditekuni hingga saat ini. Sementara itu, Nurdiansyah mengaku terjun ke dunia fotografi dan videografi justru bermula dari sebuah tugas ketika aktif dalam organisasi kampus. Awalnya ia mengaku belum memiliki kemampuan dalam membuat foto maupun video. Namun, karena mendapat dorongan dari senior, ia mulai belajar mengoperasikan kamera, membuat video, hingga melakukan proses editing. Dari pekerjaan-pekerjaan kecil tersebut, ia mulai mendapatkan bayaran sekaligus membangun kemampuan dan relasi.

Menurut keduanya, perkembangan industri kreatif di Kota Sorong saat ini cukup menjanjikan. Semakin banyak anak muda yang mulai tertarik menjadi fotografer, videografer maupun content creator. Meski demikian, mereka menilai para pemula perlu menentukan bidang yang ingin ditekuni secara lebih spesifik. Fotografer maupun content creator tidak harus menguasai semua bidang sekaligus, tetapi dapat membangun keahlian tertentu, seperti fotografi olahraga, dokumentasi acara, pernikahan, makanan, maupun pembuatan konten digital.

Selain kemampuan teknis, membangun portofolio dan relasi juga menjadi hal penting. Media sosial dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk menampilkan hasil karya sekaligus membangun personal branding. Menariknya, untuk memulai karier sebagai fotografer maupun content creator, seseorang tidak selalu harus memiliki kamera profesional dengan harga mahal. Smartphone yang dimiliki dapat menjadi perangkat awal untuk berlatih dan menghasilkan karya.

Yasin dan Nurdiansyah menekankan bahwa kemampuan seperti komposisi, pencahayaan, pengaturan kamera, editing dan storytelling justru menjadi modal utama. Peralatan yang lebih profesional dapat diperoleh secara bertahap seiring meningkatnya kemampuan dan penghasilan. Dengan semakin berkembangnya kebutuhan dokumentasi dan konten digital, fotografi dinilai masih memiliki peluang besar sebagai profesi. Kuncinya adalah konsistensi, kemampuan beradaptasi, membangun jaringan serta menghasilkan karya yang memiliki karakter.

(Grace)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....