Sering Tinggal Air dalam Mobil, Simak Risikonya

  • 17 Agt 2026 11:45 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Meninggalkan botol air minum di dalam mobil yang terparkir di bawah terik matahari sebaiknya dihindari. Suhu tinggi dapat memengaruhi kondisi minuman maupun kemasannya, terlebih jika botol dibiarkan dalam waktu lama. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut PET sebagai salah satu bahan yang umum digunakan untuk botol air minum, sementara keamanan kemasan pangan perlu mempertimbangkan kondisi penggunaannya.

Panas juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam penyimpanan makanan dan minuman. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menjelaskan bahwa suhu dan lamanya kontak dapat memengaruhi perpindahan zat dari bahan kemasan ke makanan atau minuman. Karena itu, menyimpan air kemasan di tempat yang sejuk dan mengikuti petunjuk penyimpanan pada label merupakan pilihan yang lebih aman.

Kekhawatiran mengenai mikroplastik juga masih menjadi bahan penelitian. WHO menyatakan bahwa keberadaan mikroplastik dalam air minum telah ditemukan dalam sejumlah penelitian, tetapi masih terdapat kesenjangan pengetahuan mengenai dampaknya terhadap kesehatan manusia. Artinya, tidak tepat menyimpulkan bahwa setiap botol air yang terkena panas pasti berbahaya karena mikroplastik.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah botol yang sudah dibuka. Setelah diminum, air dapat terkontaminasi dari tangan, mulut, atau lingkungan sekitar. Untuk menjaga kualitasnya, sebaiknya jangan menyimpan botol terlalu lama di dalam kendaraan yang panas. Pilih air minum yang baru dan pastikan kemasannya masih tertutup serta dalam kondisi baik.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....