Jangan Biarkan Overthinking Ganggu Tidur dan Kesehatan Mental Anda
- 03 Agt 2026 17:42 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Banyak orang memanfaatkan waktu malam untuk berpikir atau mengevaluasi aktivitas yang telah dijalani sepanjang hari. Namun, jika pikiran terus dipenuhi kekhawatiran atau masalah yang belum terselesaikan, kondisi tersebut justru dapat memicu overthinking dan membuat tubuh lebih sulit beristirahat.
Ketika seseorang terus memikirkan hal yang sama tanpa menemukan jalan keluar, otak tetap berada dalam kondisi waspada. Akibatnya, rasa cemas meningkat, tubuh sulit rileks, dan waktu tidur menjadi terganggu. Jika berlangsung terus-menerus, kebiasaan ini dapat memengaruhi kesehatan mental maupun produktivitas pada keesokan harinya.
Untuk mengurangi overthinking sebelum tidur, cobalah mengalihkan perhatian dengan melakukan aktivitas yang menenangkan, seperti membaca buku, mendengarkan musik yang lembut, atau latihan pernapasan. Menuliskan hal-hal yang dipikirkan juga dapat membantu mengurangi beban pikiran sehingga tubuh lebih mudah memasuki waktu istirahat.
Menurut American Psychological Association (APA) dan Sleep Foundation, stres serta kebiasaan berpikir berlebihan sebelum tidur dapat menurunkan kualitas tidur dan meningkatkan risiko gangguan kecemasan. Karena itu, menjaga rutinitas tidur yang sehat dan memberi waktu bagi pikiran untuk beristirahat merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan mental.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....