sebelum Pakai AI Pahami Risiko Berbagi Data Pribadi Terlebih Dahulu

  • 25 Jul 2026 04:18 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Teminabuan - Layanan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini semakin banyak digunakan untuk membantu pekerjaan sehari-hari. Mulai dari merangkum dokumen, menerjemahkan bahasa, membuat tulisan, hingga menganalisis data dapat dilakukan dalam waktu singkat. Namun, di balik kemudahan tersebut, pengguna juga perlu lebih berhati-hati saat membagikan informasi ke platform AI.

Banyak orang tanpa sadar mengunggah dokumen penting seperti CV, kartu identitas, laporan kerja, hingga data kesehatan untuk dianalisis AI. Padahal, setiap penyedia layanan memiliki kebijakan yang berbeda dalam mengelola data pengguna. Oleh karena itu, informasi yang bersifat pribadi atau rahasia sebaiknya tidak dibagikan secara utuh jika memang tidak diperlukan.

Apabila AI digunakan untuk membantu mengolah dokumen, pengguna disarankan menyamarkan informasi penting, seperti nama lengkap, nomor identitas, alamat, nomor rekening, atau tanda tangan. Selain itu, membaca kebijakan privasi dan memeriksa pengaturan akun juga menjadi langkah penting agar pengguna mengetahui bagaimana data mereka diproses dan disimpan.

Menurut National Institute of Standards and Technology (NIST) Amerika Serikat dan European Union Agency for Cybersecurity (ENISA), menjaga keamanan data pribadi merupakan bagian penting dalam penggunaan teknologi digital, termasuk layanan AI. Dengan lebih selektif saat mengunggah dokumen dan memahami kebijakan privasi, masyarakat dapat memanfaatkan AI secara aman tanpa mengabaikan perlindungan data pribadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....