Revolusi Komputasi Dimulai, Zuchongzhi-3 Tantang Dominasi Superkomputer Dunia

  • 17 Apr 2026 05:30 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Para peneliti dari University of Science and Technology of Tiongkok berhasil mengembangkan prosesor kuantum generasi terbaru bernama Zuchongzhi-3, yang menjadi salah satu pencapaian penting dalam bidang komputasi kuantum.

Prosesor ini merupakan sistem kuantum superkonduktor dengan 105 qubit dan 182 coupler, yang digunakan untuk menjalankan tugas komputasi kompleks seperti random circuit sampling.

Berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan di jurnal Physical Review Letters, Zuchongzhi-3 diklaim mampu menyelesaikan tugas tertentu dengan kecepatan sekitar 10¹⁵ kali lebih cepat dibandingkan superkomputer tercanggih di dunia saat ini.

Selain itu, performanya juga disebut hingga satu juta kali lebih cepat dibandingkan hasil eksperimen terbaru dari prosesor kuantum milik Google. Dalam pengujian, para ilmuwan melaporkan peningkatan signifikan pada kualitas sistem, termasuk: fidelitas qubit mencapai sekitar 99% lebih pada operasi utama, waktu koherensi hingga 72 mikrodetik, peningkatan akurasi pembacaan hasil komputasi.

Hal ini menunjukkan bahwa Zuchongzhi-3 bukan hanya lebih cepat, tetapi juga lebih stabil dibandingkan generasi sebelumnya. Peneliti menyebut pencapaian ini sebagai salah satu demonstrasi kuat quantum advantage, yaitu kondisi ketika komputer kuantum mampu menyelesaikan tugas yang tidak realistis dikerjakan komputer klasik dalam waktu wajar.

Dalam uji coba skala besar, sistem ini mampu menangani puluhan qubit aktif dalam puluhan lapisan sirkuit kuantum, menunjukkan peningkatan signifikan dari generasi sebelumnya.

Meski menunjukkan hasil yang mengesankan, para ahli menegaskan bahwa Zuchongzhi-3 masih merupakan prototipe penelitian dan belum dapat digunakan untuk aplikasi komersial seperti enkripsi, AI umum, atau komputasi sehari-hari.

Kemunculan Zuchongzhi-3 menandai kemajuan besar dalam persaingan global teknologi kuantum. Meski masih tahap awal, perkembangan ini memperkuat arah menuju era baru komputasi yang berpotensi mengubah bidang sains, industri, hingga keamanan data di masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....