Literasi Digital Jadi Senjata Utama Tangkal Serangan Hoaks

  • 11 Agt 2025 14:04 WIB
  •  Sorong

KBRN, Sorong: Di era digital saat ini, arus informasi mengalir sangat cepat melalui berbagai platform, mulai dari media sosial hingga aplikasi pesan instan. Sayangnya, kemudahan ini juga membuka peluang bagi berita palsu atau hoaks untuk menyebar luas tanpa penyaringan. Fenomena ini menjadi perhatian serius para Duta Teknologi yang melihat dampaknya tidak hanya pada masyarakat umum, tetapi juga di lingkungan pendidikan.

Duta Teknologi Anfike Mentu menegaskan bahwa hoaks memang sulit dihindari, apalagi dengan derasnya pesan yang masuk dari berbagai arah. Ia menyoroti modus baru berupa undangan digital dalam bentuk file aplikasi (APK) yang berpotensi membahayakan. “Kalau sampai itu APK, tolong jangan instal dan konfirmasi dulu ke pengirim,” ujarnya. Anfike mengingatkan pentingnya literasi membaca dan literasi digital agar guru maupun masyarakat tidak mudah termakan kabar bohong.

Senada dengannya, Duta Teknologi Winanto Tri Hapsoro menekankan bahwa literasi digital adalah kunci utama untuk menangkal hoaks. Ia mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa kebenaran informasi dari berbagai sumber, bukan hanya dari satu pihak. “Kalau banyak sumber yang kita lihat, kemungkinan kita tertipu semakin kecil,” tegasnya. Keduanya sepakat bahwa keterampilan memilah informasi harus terus disosialisasikan demi menciptakan lingkungan digital yang sehat dan aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....