NASA:Hoaks Gravitasi Bumi Hilang 7 Detik di Media Sosial Viral
- 13 Agt 2026 05:58 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID Teminabuan - Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) membantah keras narasi viral di media sosial yang menyebutkan bahwa planet Bumi akan kehilangan gaya gravitasi selama tujuh detik. Klaim palsu yang mengeklaim adanya proyek rahasia bernama Project Anchor tersebut dipastikan tidak memiliki dasar ilmiah dan murni berita bohong (hoax).
Isu hoaks ini mendadak ramai diperbincangkan di platform TikTok dan Instagram setelah spekulasi mistis dikaitkan dengan peristiwa Gerhana Matahari Total yang terjadi pada pertengahan Agustus 2026 di belahan bumi utara. Narasi tersebut secara keliru menyatakan bahwa benturan gelombang gravitasi dari lubang hitam akan membekukan medan gravitasi Bumi.
Guna meredam kesalahpahaman publik secara global, juru bicara resmi NASA memberikan pernyataan tegas yang mematahkan narasi pseudosains tersebut melalui laporan media teknologi internasional Gizmodo.
"Satu-satunya cara agar Bumi kehilangan gaya gravitasinya adalah jika sistem Bumi yakni gabungan massa dari inti, mantel, kerak, samudra, hingga atmosfernya mendadak kehilangan massanya. Gravitasi terikat langsung pada massa planet dan tidak dapat berhenti bekerja secara tiba-tiba," tegas Bethany Stevens,Press Secretary (Juru Bicara Utama untuk Administrator NASA).
Laporan verifikasi fakta dari situs independen Snopes turut menegaskan bahwa tidak ada dokumen maupun alokasi dana berlabel Project Anchor di lembaga antariksa mana pun. Pihak berwenang mengimbau masyarakat dunia agar lebih bijak menyaring informasi ilmiah dan hanya mempercayai sumber data resmi astronomi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....