Mengenal "Selat Hormuz" Satu Jalur Kunci Ekonomi Dunia

  • 30 Mar 2026 20:05 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID Teminabuan- Selat Hormuz yang terletak di antara Teluk Persia dan Teluk Oman yang menjadi sorotan dunia sebagai salah satu jalur maritim paling krusial. Sebagai satu-satunya akses laut dari Teluk Persia menuju samudra lepas, selat ini memegang peranan vital dalam stabilitas keamanan energi global, terutama bagi kawasan Eropa dan Asia.

Secara geografis, Selat Hormuz berbatasan dengan Iran di pantai utara serta Semenanjung Musandam yang terbagi antara Uni Emirat Arab dan eksklave Oman di pantai selatan. Selat ini memiliki panjang sekitar 167 kilometer dengan lebar yang bervariasi antara 39 hingga 97 kilometer. Dikutip dari laman Wikipedia Indonesia, Selat Hormuz merupakan titik rawan strategis terpenting di dunia karena menjadi jalur utama perdagangan komoditas energi.

Data selama tahun 2023 hingga 2025 menunjukkan bahwa sekitar 20 persen gas alam cair (LNG) dunia dan 25 persen perdagangan minyak melalui laut melewati jalur sempit ini setiap tahunnya. Bagi negara-negara seperti Qatar, Kuwait, dan Bahrain, selat ini adalah satu-satunya jalur maritim untuk distribusi produk mereka, sehingga gangguan apa pun di wilayah ini dapat memicu kekurangan pasokan yang sangat parah.

Meskipun secara tradisional selat ini jarang ditutup dalam waktu lama, tensi politik sering kali meningkat di kawasan tersebut. Belakangan, dunia internasional memberikan perhatian besar terhadap Selat Hormuz menyusul terjadinya krisis besar yang dipicu oleh konflik wilayah pada tahun 2026. Keamanan di jalur ini kini dianggap sangat kritis bagi stabilitas ekonomi dan keamanan energi internasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....