LMA Emeyode Kokoda Bagikan Sembako di Dua Distrik Terdampak Karhutla

  • 15 Sep 2026 20:27 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Teminabuan- Dua distrik di pesisir pantai Imekko, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, mengalami kebakaran hutan (karhutla) akibat kemarau panjang. Situasi ini tak luput dari perhatian Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Emeyode Kokoda, melaui bantuan pemberian sembako kepada masyarakat.

Ketua LMA Emeyode Kokoda Kabupaten Sorong Selatan, Hengki Gogoba kepada wartawan, Selasa 15 September 2026 menyampaikan, kurang lebih sudah 7 minggu terjadi kebakaran di wilayah Distrik Kokoka dan Kokoda Utara. Menyikapi situasi ini, pihaknya memberikan perhatian berupa bantuan sembako, kepada masyarakat terdampak kemarau panjang dan karhutla.

"Untuk karhutla terjadi di Distrik Kokoda dan Kokoda Utara. Sudah tujuh minggu api belum berhasil dipadamkan. Kurang lebih enam bulan di dua distrik ini mengalami kemarau panjang. Untuk itu kitabersama mitra telah menyalurkan bantuan berupa sembako, namun tidak semua warga yang mendapatkan, karena jumlah yang terbatas," ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sorong Selatan, telah diterjunkan pada, Senin 7 September 2026, untuk membantu masyarakat yang kekurangan air bersih, serta bersama masyarakat berupaya memadamkan kebakatan hutan yang terjadi.

Tampak situasi usai penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat. (Edis/ Istimewa)

"Semua dilihat dari dampak kemarau panjang itu sudah enam bulan melanda Distrik Kokoda dan Kokoda Utara. Kebakaran ini tidak bisa dipadamkan karena kekurangan personel BPBD. Tim BPBD bersama masyarakat setempat tengah berjuang melakukan pemadaman. Tetapi masalah yang terjadi ini belum bisa diatasi," ujarnya.

Hengki Gogoba menambahkan, kebakaran itu bukan hanya terjadi di pinggiran kali, namun sudah merambat hingga ke tengah hutan, bahkan sudah memasuki kampung tetangga.

"Api hanya bisa dipadamkan menggunakan helikopter, karena sudah tidak bisa dijangkau. Ini merupakan persiapan sulit dan butuh penanganan cepat. Saya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan situasi ini kepada pemerintah," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....