Bupati Petronela Krenak Jadi Inspektur Upacara Hardiknas di Sorong Selatan

  • 02 Mei 2026 15:47 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Teminabuan - Bupati Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Petronela Krenak bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di SMA Negeri 1 Teminabuan, Sabtu, 2 Mei 2026.

Dalam sambutan tertulis Bupati Petronela mengatakan, pada hakekatnya pendidikan sebagai proses mencerdaskan kehidupan, membangun watak dan peradaban bangsa, proses menumbuh kembangkan potensi manusia sehingga menjadi insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan. "Pendidikan adalah proses agar manusia berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, jujur, bertanggung jawab, demokratis dan kepribadian utama lainnya," kata Bupati.

Sesuai asta cita Presiden, pendidikan juga menjadi usaha bersama untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat dan tangguh untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang makmur, maju dan bermartabat. "Berdasarkan landasan tersebut, Kementerian pendidikan dasar dan menengah menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai program prioritas untuk meningkatkan kualitas pendidikan," ujarnya.

Bupati Petronela mengungkapkan, guna melaksanakan pembelajaran mendalam, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan kebijakan strategis. Program pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran sebagai salah satu program terbaik.

"Revitalisasi dan digitalisasi yang dimaksudkan agar pembelajaran berlangsung dalam lingkungan fisik yang nyaman dan sarana yang memadai. Pembelajaran melalui papan interaktif digital telah didistribusikan di wilayah Indonesia dan 288 ribu satuan pendidikan," ucap Bupati.

Selain itu lanjut Bupati, pemenuhan kualifikasi serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru merupakan kunci keberhasilan pendidikan. Guna memenuhi kualifikasi guru, pemerintah telah mengalokasikan beasiswa Rp3 juta per semester bagi guru yang belum berpendidikan diploma IV, strata I melalui program refleksi pembelajaran lampau.

"Guru juga mendapatkan berbagai pelatihan seperti pembelajaran mendalam, bimbingan konseling, coding dan kecerdasan art visual, kepemimpinan sekolah dan bahasa Inggris. Pemerintah juga meningkatkan kesejahteraan guru melalui sertifikasi yang ditransfer setiap bulan kepada guru," kata Petronela Krenak.

Program pembelajaran mendalam kata Bupati, perlu diintegrasikan dengan penguatan karakter melalui penciptaan budaya dan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Menurutnya sekolah harus menjadi rumah kedua bagi murid yang inklusif serta bebas dari perundungan.

"Kementerian juga meningkatkan kuantitas pembelajaran dan jangkauan pendidikan melalui gerakan literasi dan numerasi, teknologi, engineering dan matematika serta tes kemampuan akademik sebagai intervensi peningkatan mutu pendidikan dan salah satu aspek penilaian untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi." ujar Bupati.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....