Pembangunan Tidak Merata di Imekko, Bupati Sorong Selatan Minta Atensi Kemendagri

  • 20 Apr 2026 21:46 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong Selatan - Pembangunan yang tidak merata di Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya karena keterbatasan anggaran dan persoalan letak geografis dinilai perlu mendapatkan perhatian khusus dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

Bupati Sorong Selatan Petronela Krenak mengatakan, Sorong Selatan termasuk daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T). Peruntukan dana Otsus untuk pembangunan yang merata di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan infrastruktur belum terjawab dengan baik.

"Sorong Selatan membawahi 15 distrik, 10 di wilayah daratan, 5 diwilayah pesisir. Sorong Selatan juga masuk kategori 3T ada di wilayah Imekko," kata Bupati Petronela Krenak saat kunjungan Kemendagri di Inanwatan, Jumat 17 April 2026

Bupati Petronela mengungkapkan, kurang lebih 22 tahun pembangunan di wilayah Imekko belum mengalami peningkatan yang signifikan. Hal itu disebabkan kondisi keterbatasan anggaran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Ini menjadi perhatian, kalau bisa tahun-tahun anggaran berikutnya Otsus itu perhatikan kami diwilayah 3T. Wilayah Imekko 22 tahun sentuhan pembangunan hanya untuk pendidikan, kesehatan, ekonomi tidak terlalu tetapi juga infrastruktur. Potensi laut di Imekko sangat menjanjikan tapi akses untuk dibawa ke kota memperihatinkan," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....