Sosok Septinus Lobat Wali Kota Sorong
- 24 Feb 2026 15:39 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Menandai satu tahun perjalanan tugas dan tanggung jaawab sebagai orang nomor satu di Kota Sorong, Wali Kota Sorong Septinus Lobat usai meresmikan Sarana Teknologi Informasi Publik salah satunya yakni ruang konten digital podcast milik Dinas Kominfo Kota Sorong. Wali Kota langsung melakukan podcast perdana bersama Wakil Wali Kota Sorong Anshar Karim.
Dalam siniar perdana tersebut Septinus Lobat menyampaikan berbagai capaian yang telah dilakukan beserta program-program prioritas lainnya yang menjadi fokus utama di masa kepemimpinanya seperti sekolah gratis, penanganan masalah banjir, kebersihan, sampah, dan program lainnya sesuai visi dan misi.

Ketika ditanya mengenai siapakah sosok seorang Septinus Lobat, dengan suara sedikit bergetar sambil mengingat dan mengenang kisah perjalanan kehidupannya sebelum menjabat sebagai Wali Kota Sorong, pria kelahiran Indiwi, Klabot 14 Maret 1970 itu mengatakan bahwa ia hanyalah seorang anak kampung yang lahir dan besar di Klabra serta mengabiskan masa kecil hingga dewasa di Kabupaten Sorong. Septinus Lobat mengawali karirnya di pemerintahan sebagai PNS pada Pemda Kabupaten Sorong hingga dipercaya menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Papua Barat Daya, kemudian sebagai penjabat Wali Kota Sorong.
Selanjutnya mengambil keputusan besar dalam karir kepemerintahannya dengan berani maju sebagai calon Wali Kota Sorong pada pilkada 2024 lalu, yang membawanya terpilih sebagai putra asli suku Moi pertama dan ditetapkan, kemudian dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto menjadi Wali Kota Sorong periode 2025-2030.
"Saya ini bukan siapa-siapa, hanyalah seorang anak kampung dari pedalaman Klabra, tidak punya kemampuan lebih. Saya percaya kenapa Tuhan bisa pilih saya karena saya dipanggil Tuhan karena memiliki hati yang tulus bagi tanah ini. Ini visi saya, saya ingin membangun Papua dengan menyiapkan sumber daya manusia menuju Papua emas, Sorong emas," ujar Septinus Lobat.
Ia meyakini bahwa semua yang didapatkannya bukan karena kuat dan gagahnya tetapi hanya karena anugerah Tuhan yang mempercayakannya sebagai Wali Kota Sorong untuk membawa Kota ini ke arah yang lebih baik. Septinus menyadari bahwa masih banyak tugas dan tanggung jawab yang harus dikerjakan dan segera diselesaikan sehingga butuh kerjasama semua perangkat daerah. Ia juga meminta doa dan dukungan dari seluruh warga Kota Sorong untuk bersama membangun Kota Sorong sebagai kota yang maju, bersih, hijau, dan sejahtera.