Pemkab Raja Ampat Bantu Akomodasi Jemaah Haji Sebesar Rp100 Juta

  • 30 Apr 2026 21:34 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Raja Ampat - Kementerian Haji Kabupaten Raja Ampat mengapresiasi bantuan dana yang diberikan Pemerintah Kabupaten kepada jemaah haji sebesar Rp100 juta. Dana tersebut sangat membantu jemaah haji asal Raja Ampat yang harus menuju ke Embarkasi Makassar sebelum ke Arab Saudi.

Bantuan dana tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Raja Ampat Mansyur Syahdan saat pelepasan jemaah haji di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Kamis 30 April 2026. Turut hadir dalam pelepasan jemaah haji ini, Kepala Kementerian Agama Agustinus T. Kombubui, Anggota DPRK Yardin, ketua MUI Abu Bakar Lodji, dan Ketua Gabungan Organiasai Wanita Habiba Tamima.

Kepala Kemenhaj Raja Ampat Supriyanto mengatakan bahwa Bupati Raja Ampat telah menyetuji alokasi anggaran Rp100 juta untuk membantu jemaah haji. Dana ini dipakai untuk keperluan jemaah selama berada di Kota Sorong dan menuju Embarkasi Makasar.

"Dengan bantuan dana dari Pemerintah Kabupaten Raja Ampat ini maka akomodisi jemaah haji selama di Sorong hingga Makassar telah dipenuhi. Terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati," kata Supriyanto.

Wakil Bupati Mansyur Syahdan mengatakan adanya kebijakan efisiensi pemerintah pusat membuat anggaran di daerah sangat terbatas. Meskipun demikian, Pemerintah Daerah tetap mengalokasikan dana bagi jemaah haji.

"Karena masih efisiensi, sehingga pemerintah daerah hanya bisa memberikan dana yang terbatas. Jangan dilihat nilainya, tapi ini sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah," katanya.

Total jemaah haji asal Raja Ampat sebanyak 24 orang terdiri dari 12 laki-laki dan 12 perempuan. Jemaah asal Raja Ampat yang tertua berusia 85 tahun atas nama Indo Bunga dan jemaah termuda 31 tahun atas nama Firdahningsih.

Jemaah haji Raja Ampat akan tergabung dalam kelompok terbang atau kloter 25 dan satu orang masuk dalam kloter 26 bersama jemaah haji asal Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Menurut Supriyanto, jemaah asal Raja Ampat akan diberangkatkan menuju Kota Sorong pada 2 Mei dan kemudian menuju ke Embarkasi Makassar pada 7 Mei 2026. "Di Sorong akan ada seremoni pelepasan jemaah asal Papua Barat Daya oleh Gubernur pada 4 Mei," kata dia.

Kepala Kemenhaj menerangkan bahwa keberangkatan menuju Makassar menggunakan pesawat Lion Air yang dibagi dalam dua penerbangan yaitu pagi pukul 9.15 dan sore pukul 14.55 Jemaah akan tinggal di Embarkasi Makassar selama dua hari dan kemudian berangkat menuju Jeddah, Arab Saudi, pada Sabtu 9 Mei 2026 pukul 13.10. "Pada tanggal 20 Juni jemaah akan kembali lagi ke Makasar," kata Supriyanto.

Ia menambahkan bahwa keberangkatan haji saat ini menggunakan kuota nasional bukan lagu kuota daerah untuk memberikan kebersamaan dan keadilan. Siapa yang mendaftar lebih dahulu maka akan cepat berangkat ke Tanah Suci. Dengan adanya kuota nasional ini, Raja Ampat mendapat tambahan satu kursi haji, tapi terpisah dan bergabung dengan kloter jemaah asal Sulawesi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....