Isu War Tiket Haji Ramai, Kemenag Sorong Selatan Tunggu Aturan

  • 15 Apr 2026 08:16 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong Selatan – Wacana mengenai sistem “war tiket haji” yang ramai diperbincangkan di media sosial hingga kini belum memiliki kejelasan resmi dari pemerintah pusat.

Kepala Kementerian Haji Sorong Selatan, Nur Aini Iskandar Alam, menegaskan bahwa pihaknya di daerah masih menunggu keputusan resmi sebelum memberikan tanggapan lebih jauh.

“Kami belum mendapatkan kejelasan dari pusat. Yang beredar saat ini masih sebatas wacana dari Pak Menteri dan Wakil Menteri di media sosial,” ujarnya.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada sosialisasi resmi ataupun petunjuk teknis yang disampaikan kepada daerah terkait penerapan sistem tersebut.

Ia menekankan bahwa kebijakan sebesar itu tidak bisa langsung diterapkan tanpa melalui proses panjang, termasuk pembahasan di DPR hingga menjadi regulasi yang sah.

“Hal seperti itu harus dibahas dulu di DPR dan ditetapkan dalam bentuk undang-undang. Jadi kami belum berani berkomentar lebih jauh,” tegasnya.

Nur Aini menyebutkan, pihaknya memilih untuk bersikap hati-hati agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, khususnya bagi calon jamaah haji yang sedang menunggu keberangkatan.

“Kami menunggu surat keputusan resmi dari Menteri. Kalau sudah ada, baru kami akan sampaikan ke jamaah di daerah,” jelasnya.

Di tengah belum jelasnya isu tersebut, pihak Kementerian Haji Sorong Selatan saat ini lebih fokus pada persiapan keberangkatan jamaah tahun 2026.

Rencananya, pelepasan jamaah tingkat kabupaten akan dilakukan pada 3 Mei 2026 oleh Bupati Sorong Selatan. Setelah itu, seluruh jamaah akan diberangkatkan menuju Kota Sorong untuk mengikuti pelepasan tingkat provinsi.

Pada 4 Mei 2026, pelepasan akan dilakukan oleh Gubernur Papua Barat Daya bersama jamaah dari berbagai daerah.Selanjutnya, jamaah akan menjalani masa istirahat di Asrama Haji sebelum diberangkatkan ke Makassar pada 7 Mei 2026.

“Tahun ini jamaah tidak lagi bolak-balik seperti tahun lalu. Mereka akan langsung istirahat di Asrama Haji selama dua hari agar kondisi tetap fit,” ungkapnya.

Ia juga memastikan bahwa seluruh jamaah dalam kondisi siap berangkat, baik dari segi kesehatan maupun administrasi.

“Alhamdulillah, hampir 99 persen jamaah sudah menjalani pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi,” katanya.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, ia berharap seluruh proses keberangkatan jamaah haji tahun ini dapat berjalan lancar meskipun di tengah munculnya berbagai isu baru di tingkat nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....