Curanmor Dominasi Kasus Pencurian di Papua Barat Daya, 668 Kasus Tercatat
- 30 Sep 2026 10:00 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi tindak pidana pencurian yang paling banyak terjadi di wilayah hukum Polda Papua Barat Daya sepanjang 2026.
Kabid Hukum Polda Papua Barat Daya AKBP Sahat Maruli Siregar mengungkapkan, berdasarkan data kepolisian, terdapat 668 kasus curanmor. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan jenis pencurian lainnya.
“Untuk pencurian biasa ada 398 kasus, kemudian pencurian dengan pemberatan atau curat ada 234 kasus, pencurian dengan kekerasan ada 99 kasus, kemudian curanmor sendiri ada 668 kasus,” kata Sahat saat Dialog Menyapa RRI Sorong, Rabu 30 September 2026.
Ia mengatakan, jika dibandingkan antara triwulan pertama dan triwulan kedua 2026, kasus pencurian di wilayah hukum Polda Papua Barat Daya mengalami sedikit peningkatan.
Menurut Sahat, persoalan tersebut menjadi perhatian kepolisian karena sebagian besar pelaku curanmor berasal dari kalangan anak muda.
“Dari kasus yang kami dapat, data yang kami dapat itu untuk pelaku hampir 70 persen ada di antara umur 17 sampai 22 tahun,” ujarnya.
Kondisi tersebut mendorong kepolisian tidak hanya mengandalkan penindakan hukum, tetapi juga melakukan pendekatan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Sahat mengatakan, pendekatan juga dilakukan terhadap anak-anak muda yang tidak memiliki pekerjaan dan kerap berkumpul di sejumlah lokasi.
Selain itu, Polda Papua Barat Daya menggandeng tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk bersama-sama mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami melakukan pendekatan kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya anak-anak muda. Kemudian pendekatan kepada tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh agama agar permasalahan seperti ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Ia berharap keterlibatan berbagai elemen masyarakat dapat membantu menekan angka pencurian sekaligus menciptakan situasi keamanan yang lebih kondusif di wilayah Papua Barat Daya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....