Polda Papua Barat Daya Bentuk Tim Gabungan Selidiki Kasus Mafia BBM
- 24 Apr 2026 10:32 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Jajaran Polda Papua Barat Daya membentuk tim gabungan untuk menyelidiki dugaan keterlibatan oknum polisi dalam praktik mafia bahan bakar minyak (BBM) di Kota Sorong. Kasus ini mencuat setelah Tim Ditkrimsus Polda Papua Barat Daya menangkap seorang berinisial A di gudang PT Salawati Motor.
Menindaklanjuti hal tersebut, Polda Papua Barat Daya membentuk tim gabungan yang terdiri dari Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) dan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk memeriksa oknum polisi yang diduga terlibat.
Irwasda Polda Papua Barat Daya, Fernando Sanches Napitupulu, mengatakan bahwa pembentukan tim ini merupakan tindak lanjut dari instruksi pimpinan setelah kasus tersebut menjadi sorotan publik. “Setelah viral adanya dugaan keterlibatan oknum perwira polisi dalam mafia BBM, kami memanggil penasihat hukum Deisy Budi Kasih,” ujarnya di Sorong, Kamis 23 April 2026.
Sanches menegaskan bahwa penyelidikan ini merupakan bagian dari pelaksanaan instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas praktik ilegal. “Kami telah memanggil mereka satu per satu agar laporan yang diperoleh lebih komprehensif,” katanya.
Polda Papua Barat Daya menegaskan bahwa seluruh pihak yang terbukti terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....