Ditreskrimum Polda Munculkan 14 Nama DPO Terkait Kasus di Kabupaten Tambrauw
- 09 Apr 2026 14:12 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Ditreskrimum Polda Papua Barat Daya menggelar konferensi pers tahap 5 terkait pengembangan kasus pembunuhan berencana, pengeroyokan atau penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Dari kasus itu terkuak 14 orang DPO antara lain inisial TY, AY, MF, SY, TA, AAH, MS, MY, NY, SY, YY, MY dan SY serta AK.
Kompol Jenny Setya Agustin Hengkelare, selaku Plt Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, menguraikan bahwa ada tiga Laporan Polisi (LP) yang dijadikan sebagai dasar, yakni LP/B/11/XII/2024 tentang kasus perusakan dan pembakaran Kantor Distrik Bamusbama melibatkan 9 orang masuk DPO, lalu LP/B/12/III/2026 (8 Maret 2026) yaitu kasus pembunuhan berencana/ pengeroyokan diperoleh 5 orang DPO, kemudian yang ketiga LP/B/14/III/2026 (16 Maret 2026) kasus pembunuhan berencana/pengeroyokan berjumlah 8 orang DPO.
“Penambahan DPO ini berawal dari 2 kasus pembunuhan berencana, pengeroyokan atau penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Selanjutnya pihak Polres Tambrauw bersama Ditreskrimum Polda Papua Barat Daya melakukan pengembangan lidik sidik terhadap kedua kasus tersebut, sehingga terkuak 14 orang DPO. Dari jumlah tersebut terdapat 3 orang DPO yang melakukan tindak pidana lebih dari satu kali yaitu TY (3 LP), AY (3 LP) dan SY (3 LP), sedang dua lainnya YY dan DY (2 LP), sementara pelaku lainnya masing-masing (1 LP),” ungkapnya di ruang Ditreskrimum Polda Papua Barat Daya, Kamis 9 April 2026.
Ditempat yang sama Direktur Reskrimum Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol Junov Siregar mengatakan jika DPO bisa saja ada penambahan, karena ini berdasarkan pengakuan 4 orang tersangka dan 1 orang saksi.
"Jadi tidak menutup kemungkinan akan bertambah jumlah DPO. Ini kita ketahui dari adanya bukti video dan ini adalah hasil pemeriksaan yang dilakukan dan tentunya akan tambah. Kita sudah bisa identifikasi melalui tayangan itu dan semua peristiwa yang terjadi di jalan poros Babusbama merupakan lokasi utama dari kejadian. Intinya kami juga sudah mengantongi identitas diri dan foto terbaru mereka,” kata dia. Untuk itu Polda Papua Barat Daya berkomitmen akan menuntaskan kasus ini dan terus melakukan pengejaran terhadap para DPO.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....