Dampak Kasus Tambrauw dan Maybrat, Polda Imbau Warga Tetap Tenang
- 25 Mar 2026 15:49 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong – Situasi keamanan di wilayah Papua Barat Daya menjadi perhatian serius aparat setelah rangkaian peristiwa yang terjadi di Kabupaten Tambrauw dan Kabupaten Maybrat dalam beberapa pekan terakhir.
Selain kasus pembunuhan warga sipil di Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, insiden penyerangan terhadap pos TNI juga terjadi di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat pada 22 Maret 2026. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka-luka.
Menanggapi kondisi tersebut, Direktur Kriminal Umum, Polda Papua Barat Daya Kombes Pol Junov Siregar mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar di media sosial. “Kami berharap masyarakat tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar. Tetap waspada namun jangan panik,” tegasnya di Mapolda Papua Barat Daya, Rabu, 25 Maret 2026.
Pasca kejadian, aparat TNI dan Polri masih disiagakan di sejumlah titik untuk menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Di sisi lain, seluruh saksi yang sebelumnya diamankan dalam proses penyelidikan kasus Tambrauw telah dipulangkan kepada keluarga masing-masing setelah menjalani pemeriksaan.
Pemerintah daerah bersama aparat keamanan juga telah melakukan beberapa kali rapat koordinasi untuk membahas langkah rekonsiliasi dan menjaga kondusivitas wilayah.
Polisi memastikan bahwa penanganan kasus akan terus dilakukan secara profesional dan transparan, sembari menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....