Peran Perempuan Dalam membentengi Perilaku Anak

  • 26 Feb 2025 11:54 WIB
  •  Sorong

KBRN, Sorong : Munculnya kasus pelecehan terhadap perempuan dan anak dalam kurun waktu 2 bulan ini di Kota Sorong menimbulkan kekhawatiran masyarakat,mengingat korban merupakan anak usia di bawah umur,dan mirisnya kasus terbaru pelaku merupakan ayah kandung dari korban. Berbagai faktor pemicu membuat pelaku tidak berfikir panjang melakukan tindak asusila. Kanit PPA Polresta Sorong Kota Ipda Eka Tri Lestari Abusama, SH yang belum lama di lantik mengatakan selain bisa saja ada faktor trauma di masa lalu,kasus pedofil yang masih hangat di perbincangkan,pelaku merupakan pria yang di tinggalkan istri dan anak pelaku di bawa pergi oleh istri bisa menjadi pemicu hasrat seksual yang menyimpang.

“Pelaku kemarin itu dia tinggal sendiri,sudah berpisah sama istrinya,kemudian anaknya di bawa oleh istrinya,bisa saja itu menjadi pelampiasan hasrat seksualnya yang menyimpang,akhirnya anak anak menjadi korban,dia pakai hamster untuk mengajak anak anak yang masih di bawah umur” kata Eka Tri Lestari,Kanit PPA Polresta Sorong Kota.

Sejalan dengan Kanit PPA Polresta Sorong Kota, Fatmawati Tamima.Spd I,M.pd selaku Koordinator Presidium FORHATI Wilayah Provinsi papua Barat Daya,peristiwa yang beruntun terjadi yang menjadi sorotan adalah utamanya orang tua terutama sosok ibu sebagai madrasah paling dasar bagi anak sejak dini.

“Anak mau jadi korban apalagi pelaku yang akan disoroti adalah orang tua,terutama ibu sebagai madrasah atau pendidik paling dasar seorang anak,baiknya seorang anak dilihat ibunya dulu, anak di sekolah Cuma beberapa jam saja,tapi selebihnya ya ibu yang memantau,sesibuk apapun tetap prioritas anak,kita itu remote kontrolnya anak,seorang ibu harus sehat,jangan stress,karena itu juga pengaruh dalam mendidik anak” ungkap Fatmawati Tamima.

Dalam dialog luar studio bertempat di Polresta Sorong Kota, Rabu (26/02/2025),di harapkan ada kolaborasi tidak hanya dari PPA dan FORHATI juga peran RRI menyuarakan kewaspadaan terhadap kejahatan terhadap perempuan dan anak agar bisa di tekan angka kejahatan demi lingkungan aman bagi perempuan dan anak di Kota Sorong dan Provinsi Papua Barat Daya pada umumnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....