30 September Memperingati Hari Apa? Simak Sejumlah Peringatan dan Maknanya

  • 29 Sep 2026 13:01 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Tanggal 30 September memiliki sejumlah makna penting, baik dalam sejarah Indonesia maupun dalam kalender peringatan internasional. Di Indonesia, 30 September tidak dapat dipisahkan dari peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S), sementara di tingkat internasional tanggal ini diperingati sebagai Hari Penerjemahan Internasional atau International Translation Day.

Selain kedua peringatan tersebut, 30 September juga bertepatan dengan hari nasional di sejumlah negara serta peringatan yang berkembang di tingkat internasional.

1. 30 September dan Peristiwa G30S 1965

Bagi masyarakat Indonesia, 30 September memiliki kaitan erat dengan peristiwa politik dan sejarah yang terjadi pada 1965.

Peristiwa Gerakan 30 September 1965 melibatkan penculikan dan pembunuhan sejumlah perwira Angkatan Darat. Peristiwa tersebut kemudian menjadi salah satu titik penting dalam sejarah Indonesia dan berkaitan dengan perubahan besar dalam kehidupan politik nasional.

Peringatan terhadap peristiwa tersebut juga memiliki hubungan dengan tanggal 1 Oktober yang setiap tahun diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Karena memiliki konteks sejarah yang kompleks dan menjadi bagian dari perdebatan historiografi Indonesia, pembahasan mengenai peristiwa 30 September 1965 perlu ditempatkan berdasarkan sumber sejarah dan konteks zamannya.

2. Hari Penerjemahan Internasional

Selain memiliki makna historis bagi Indonesia, 30 September juga merupakan Hari Penerjemahan Internasional.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 30 September sebagai International Translation Day melalui Resolusi Majelis Umum PBB Nomor 71/288 pada 24 Mei 2017.

Peringatan ini menjadi bentuk penghargaan terhadap para profesional bahasa, termasuk penerjemah, juru bahasa, dan terminolog, yang berperan dalam menjembatani komunikasi antarnegara dan antarmasyarakat.

Pemilihan 30 September juga berkaitan dengan Santo Hieronimus atau St. Jerome. Ia dikenal sebagai tokoh yang menerjemahkan Alkitab ke dalam bahasa Latin dan kemudian dikenal sebagai santo pelindung para penerjemah.

3. Hari Kemerdekaan Botswana

Tanggal 30 September juga merupakan hari nasional bagi Botswana.

Negara di kawasan Afrika bagian selatan tersebut memperoleh kemerdekaan dari Inggris pada 30 September 1966. Setiap tahun, tanggal tersebut diperingati sebagai Botswana Independence Day.

Hari kemerdekaan menjadi momentum bagi masyarakat Botswana untuk mengenang perjalanan sejarah negaranya serta merayakan berdirinya negara yang berdaulat.

4. Hari Podcast Internasional

Di era digital, 30 September juga dikenal sebagai International Podcast Day atau Hari Podcast Internasional.

Peringatan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi perkembangan podcast sebagai salah satu media digital yang digunakan untuk menyampaikan informasi, pendidikan, hiburan, wawancara, hingga cerita personal.

Podcast berkembang menjadi salah satu bentuk komunikasi yang memungkinkan masyarakat memproduksi dan mengonsumsi konten audio dengan lebih fleksibel.

Berbagai peringatan yang jatuh pada 30 September menunjukkan bahwa sebuah tanggal dapat memiliki arti yang berbeda di berbagai belahan dunia. Bagi Indonesia, tanggal ini mengingatkan masyarakat pada salah satu peristiwa penting dalam perjalanan sejarah nasional. Sementara di tingkat internasional, tanggal yang sama menjadi momentum untuk menghargai peran penerjemah serta pentingnya komunikasi lintas bahasa dan budaya.

Dengan mengetahui berbagai peringatan tersebut, masyarakat tidak hanya dapat mengenali tanggal penting dalam kalender, tetapi juga memahami sejarah dan makna yang melatarbelakanginya.

(Grace)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....