Gen Z Makin Melirik Profesi Kreator Konten

  • 21 Sep 2026 19:25 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Perkembangan media sosial turut mengubah cara Generasi Z memandang dunia kerja. Profesi sebagai kreator konten yang sebelumnya dianggap sebagai pekerjaan sampingan, kini mulai dilihat sebagai salah satu pilihan karier oleh banyak anak muda.

Kehadiran berbagai platform digital memberikan ruang bagi Generasi Z untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus membangun penghasilan melalui konten. Video pendek, live streaming, podcast, hingga konten edukasi dan hiburan menjadi beberapa bidang yang banyak digeluti.

Survei Morning Consult pada 2025 terhadap 2.201 orang dewasa di Amerika Serikat menunjukkan bahwa 44 persen responden Gen Z mengatakan karier ideal mereka mencakup pekerjaan sebagai kreator konten baik sebagai pekerjaan utama maupun sampingan.

Ketertarikan tersebut tidak terlepas dari fleksibilitas yang ditawarkan. Menjadi kreator konten memungkinkan seseorang menentukan sendiri topik yang ingin dibahas, membangun identitas di media sosial, serta mengembangkan komunitas sesuai dengan minatnya.

Selain kreativitas, profesi ini juga membuka sejumlah peluang penghasilan. Kreator dapat memperoleh pendapatan melalui kerja sama dengan merk, iklan, pemasaran afiliasi, hingga berbagai fitur monetisasi yang disediakan platform digital.

Meski terlihat menarik, menjadi kreator konten juga memiliki tantangan. Seorang kreator dituntut untuk konsisten menghasilkan konten, memahami karakter audiens, mengikuti perkembangan tren, serta mampu beradaptasi dengan perubahan algoritma media sosial.

Pendapatan yang diperoleh pun tidak selalu tetap. Karena itu, sebagian anak muda memilih menjadikan aktivitas membuat konten sebagai pekerjaan sampingan sambil tetap memiliki pekerjaan atau sumber penghasilan utama.

Fenomena ini menunjukkan bahwa perkembangan teknologi turut memperluas pilihan karier bagi generasi muda. Bagi sebagian Gen Z, media sosial bukan lagi sekadar tempat untuk bersosialisasi dan mencari hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk berkarya, membangun personal branding, dan mengembangkan profesi.

Kini, menjadi kreator konten bukan hanya tentang viral atau memiliki banyak pengikut, tetapi juga tentang bagaimana kreativitas dapat dikembangkan menjadi sebuah pekerjaan di tengah perubahan dunia digital.

(Grace)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....