Media Sosial dan Standar Kesuksesan Anak Muda
- 14 Sep 2026 16:46 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong- Seperti yang kita ketahui saat ini media sosial bukan hanya tempat berbagai informasi berupa foto dan video. Namun bagi anak muda terkhususnya. Media sosial ini menjadi tempat untuk melihat bagaimana orang lain menjalani hidup dan menikmati kesuksesan. Banyak orang yang mengunggah kesuksesannya seperti memamerkan pekerjaan impian, bisnis yang berkembang kendaraan baru, hingga pendidikan. Memang benar hal itu bisa menjadi motivasi orang lain untuk mengikuti jejak kesuksesan namun tanpa disadari unggahan seperti hal tersebut bisa membentuk gambaran seperti apa kesuksesan tersebut sehingga menciptakan standar kesuksesan di kalangan anak muda.
Hal yang menjadi permasalahan adalah apa yang terlihat di media sosial hanyalah bagian kecil dan keseluruhan hidup seseorang. Mungkin kita mudah melihat pencapaian orang lain, namun jarang melihat bagaimana perjuangan, kegagalan, dan tekanan selama manjalani proses tersebut. Ketika seseorang membandingkan diri dengan kehidupan yang nampak sempurna di layar, maka seseorang seseorang seringkali merasa tertinggal karena tak bisa mengikuti standar kesuksesan yang ditampilkan di media sosial.
Saat ini standar kesuksesan telah berubah. Jika dulu sukses berarti punya pekerjaan yang layak dan stabil namun kini sukses diukur dengan gaya hidup, barang yang digunakan, dan kemana orang lain pergi berlibur serta banyaknya uang yang terlihat. Padahal setiap orang memiliki waktu, kesempatan, dan kondisi serta perjalanan yang berbeda-beda. Tidak adil jika perjalanan kita dibandingkan dengan hasil akhir perjalanan orang lain yang hanya kita lihat melalui beberapa unggahan.
Meski begitu, media sosial tidak sepenuhnya memberikan dampak buruk. Media sosial justru bisa menjadi sumber inspirasi, tempat belajar, membangun relasi, mempromosikan karya, dan bisa menjadi peluang usaha. Yang terpenting adalah bagaimana kita menggunakannya. Kita bisa memilih mana konten yang menginspirasi atau konten yang membuat kita merasa kurang.
Kesuksesan tidak harus terlihat keren di media sosial. Sukses bisa berarti mampu menyelesaikan pendidikan, mendapatkan pekerjaan yang disukai, membantu keluarga, membangun usaha sedikit demi sedikit, menjaga kesehatan, atau sekadar menjadi pribadi yang lebih baik dari hari kemarin. Jadi, jangan sampai standar kesuksesan orang lain di layar membuat kita lupa menghargai perjalanan sendiri. Karena hidup bukan perlombaan untuk terlihat paling berhasil, tetapi perjalanan untuk menemukan arti berhasil bagi diri kita masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....