Bukan Sekadar Musik, Lagu Hindia Jadi Cermin Perjalanan Kehidupan

  • 08 Agt 2026 20:19 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Bagi seorang musisi, musik bukan hanya tentang melodi dan lirik. Di balik sebuah lagu, sering kali tersimpan cerita, pengalaman, bahkan perjalanan hidup yang pernah dilalui sang pencipta. Tak sedikit musisi yang menjadikan kebahagiaan, kehilangan, perjuangan, kegagalan hingga kisah cinta sebagai sumber inspirasi untuk melahirkan sebuah karya.

Menariknya, pengalaman pribadi tersebut kemudian diubah menjadi rangkaian kata dan nada yang dapat dirasakan oleh banyak orang. Lagu yang awalnya menjadi cara seorang musisi untuk menceritakan kehidupannya, justru bisa berubah menjadi suara bagi pendengar yang mengalami kisah serupa.

Dulu lagu populer bercerita tentang cinta, sekarang banyak berbicara tentang burnout, kehilangan arah, hubungan dengan orangtua dan rasa takut menjadi orang dewasa. Ditengah perubahan ini, nama group band music Hindia hamper selalu ada.

Jauh sebelumnya Chrisye sudah menyanyikan “Resesi” di tahun 1983, Iwan Fals menulis “Nyanyian Jiwa” dan Peterpan menghadirkan “Membebaniku”. Mereka lebih dulu bercerita tentang tekanan batin.

Hari ini semakin banyak Musisi yang melanjutkan percakapan itu, mulai dari Kunto Aji, Idgitaf, Gea Indrawari, Nadin Amizah, Feby Putri dan Hindia. Mereka sedang memberi ruang agar orang merasa ternyata aku tidak sendirian.

Baskara Putra (Hindia) menulis seperti sedang mencari, sedang ragu, dan sedang belajar menerima. Karena itu, pendengarnya merasa ditemani bukan dinasihati.

Fenomena ini ternyata melampaui Indonesia. Tahun 2026, Hindia menjadi Musisi Indonesia pertama yang tampil di panggung Music Awards Japan sekaligus meraih Special Award untuk kategori Indonesian Popular Music lewat lagu “everything u are”.

Sebelumnya ia juga mengumpulkan sejumlah penghargaan AMI Awards termasuk lewat album “Menari dengan Bayangan”. Music dan cerita dibawanya mendapat pengakuan. Setiap lagunya menjadi tempat pulang bagi banyak orang. Ruang untuk memahami diri sendiri dan sebagai cara kita mengakui bahwa hidup memang tidak selalu baik-baik saja dan itu tidak apa-apa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....