Penelitian Ungkap Kebiasaan Mencatat Bisa Mengubah Cara Kerja Otak

  • 25 Jun 2026 21:02 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Aktivitas mencatat, yang sering dianggap sepele, ternyata memiliki dampak signifikan pada struktur dan fungsi otak. Sejumlah studi terbaru di bidang neurosains menunjukkan bahwa kebiasaan menulis catatan—baik secara manual maupun digital—mampu mengubah cara otak memproses, menyimpan, dan mengingat informasi.

Dikuti CNN Menurut Dr. Rina Permatasari, peneliti kognitif dari Universitas Indonesia, saat seseorang mencatat, otak tidak hanya merekam kata-kata, tetapi juga melakukan proses seleksi, penyusunan ulang, dan penguatan koneksi saraf. "Mencatat melibatkan area otak seperti korteks prefrontal yang mengatur perencanaan dan pengambilan keputusan, serta hipokampus yang berperan dalam memori jangka panjang. Semakin sering dilakukan, semakin efisien kerja sirkuit ini," jelasnya.

Dalam sebuah eksperimen, sekelompok partisipan diminta mencatat materi kuliah selama satu semester. Hasil pemindaian MRI fungsional menunjukkan peningkatan aktivitas di area otak yang berkaitan dengan pemikiran kritis dan sintesis konsep. Mereka yang mencatat juga menunjukkan kemampuan retensi 40% lebih baik dibandingkan yang hanya membaca.

Tidak hanya itu, kebiasaan mencatat juga dikaitkan dengan peningkatan fokus dan penurunan beban kognitif. Saat otak "ditugaskan" merangkai informasi menjadi catatan, ia secara alami menyaring hal-hal yang tidak relevan. Ini membuat proses belajar lebih mendalam dan efektif.

"Ini kabar baik bagi pelajar dan pekerja. Mencatat bukan sekadar mendokumentasikan, melainkan melatih otak untuk bekerja lebih terstruktur. Jadi, mulailah biasakan mencatat sejak sekarang," pungkas Dr. Rina.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....