Jangan Panik saat Air Naik, Lakukan 5 Hal ketika Rumah Kebanjiran
- 25 Mei 2026 10:45 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Musim hujan datang tidak mengenal waktu dan kondisi, sebagian warga yang tinggal di daerah rawan selalu terbayang tentang banjir, dan membuat hati menjadi was-was. Saat curah hujan sedang tinggi-tingginya dan air mulai merembes masuk ke dalam rumah, rasa panik sering kali bikin kita bingung harus berbuat apa terlebih dahulu.
Tenang, jangan panik. Kunci utama menghadapi banjir adalah tetap tenang dan bertindak cepat. Agar Anda dan keluarga tetap aman, berikut adalah panduan praktis dan taktis yang wajib Anda lakukan saat banjir melanda rumah.
1. Putus Aliran Listrik Sekarang Juga!
Ini adalah langkah nomor satu yang tidak boleh ditawar. Begitu air mulai menggenangi lantai rumah, segera menuju ke meteran listrik (MCB) dan turunkan sakelar utamanya.
Kenapa harus buru-buru? Air adalah konduktor listrik yang sangat kuat. Korsleting listrik saat banjir tidak hanya bisa merusak elektronik, tapi juga bertaruh nyawa akibat risiko tersengat arus listrik di dalam air.
Tips tambahan: Cabut juga semua colokan elektronik dari stop kontak dan lepaskan regulator tabung gas Anda.
2. Selamatkan Dokumen dan Gadget ke Tempat Tertinggi
Jangan sibuk memindahkan sofa atau lemari besar. Fokuskan energi Anda untuk menyelamatkan barang-barang berharga yang sifatnya tidak tergantikan:
Dokumen Penting: Surat tanah, ijazah, kartu keluarga, dan paspor sebaiknya sudah dimasukkan ke dalam satu tas plastik klip (zipper) yang kedap air, lalu bawa ke lantai dua atau area tertinggi di rumah.
Barang Elektronik Kecil: Laptop, smartphone, dan kamera harus menjadi prioritas utama untuk diamankan ke tempat yang kering.
3. Waspada "Tamu Tak Diundang"
Tahukah Anda kalau banjir bukan cuma membawa air dan lumpur? Air yang meninggi akan memaksa hewan-hewan yang tinggal di dalam tanah atau saluran air keluar untuk mencari tempat kering.
Waspadai kemunculan ular, kelabang, tikus, atau kalajengking yang mencoba ikut mengungsi ke dalam rumah Anda. Selalu gunakan alas kaki (seperti sepatu bot) dan gunakan tongkat kayu jika Anda harus mengecek sudut-sudut ruangan yang gelap atau terendam air.
4. Jangan Biarkan Anak-Anak Bermain di Air Banjir
Bagi anak-anak, genangan banjir sering kali terlihat seperti kolam renang dadakan yang seru. Namun, sebagai orang tua, Anda harus tegas melarang mereka.
| Baca juga: Cara Mudah Mengatasi Jamur pada Cermin |
Air banjir itu sangat kotor dan penuh bakteri dari selokan, sampah, bahkan kotoran hewan. Selain risiko penyakit kulit dan diare, arus banjir di bawah permukaan sering kali menipu dan bisa menyeret anak-anak, atau membuat mereka terperosok ke dalam selokan yang tidak terlihat.
5. Siapkan "Tas Siaga" dan Siap Evakuasi
Jika air terus merangkak naik dan tidak ada tanda-tanda akan surut, jangan keras kepala untuk tetap bertahan di dalam rumah. Segera lakukan evakuasi mandiri sebelum akses jalan tertutup total dan menyulitkan tim penolong.
Pastikan Anda sudah menyandang Tas Siaga Bencana yang berisi:
Pakaian ganti secukupnya.
Obat-obatan pribadi.
Powerbank dalam kondisi penuh dan lampu senter.
Air minum botol dan camilan darurat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....