Fakta Ilmiah di Balik Main Catur dan Game Strategi untuk Anak
- 19 Apr 2026 13:22 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID- Sorong, Catur dan berbagai permainan strategi populer sebagai "olahraga otak" yang dipercaya mampu meningkatkan kecerdasan anak. Namun, bagaimana pandangan sains terhadap klaim tersebut?
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa catur memberikan manfaat nyata bagi perkembangan kognitif anak. Sebuah studi di India yang melibatkan 157 anak sekolah menemukan peningkatan signifikan IQ sekitar 12 poin setelah mengikuti program latihan catur sistematis selama dua tahun. Selain itu, studi dari Venezuela melaporkan bahwa anak-anak yang mengikuti kelas catur selama 14 minggu mengalami peningkatan IQ yang signifikan.
Latihan catur juga terbukti memperkuat memori kerja anak-anak, yang merupakan fondasi penting bagi kemampuan belajar secara umum. Hal ini didukung oleh penelitian neuroimaging yang menunjukkan bahwa pemain catur memiliki konektivitas otak yang lebih baik, terutama di area yang terkait dengan pengambilan keputusan dan pemrosesan visual-spasial.
Namun, beberapa studi memberikan perspektif berbeda. Analisis meta dari 24 studi yang melibatkan lebih dari 5.000 siswa menunjukkan bahwa instruksi catur hanya memberikan efek "moderat" pada matematika dan kognisi. Bahkan ketika dibandingkan dengan anak-anak yang mengikuti aktivitas pengayaan lainnya, keunggulan tersebut sebagian besar menghilang. Para peneliti menyimpulkan bahwa "lebih dari setengah intervensi pendidikan lebih baik daripada instruksi catur".
Sebuah uji coba acak dari Institute of Education di London dengan hampir 4.000 siswa bahkan tidak menemukan peningkatan dalam matematika, sains, atau literasi pada anak-anak yang dilatih catur dibandingkan kelompok kontrol. "Keterampilan dari catur tidak menggeneralisasi ke luar permainan itu sendiri," kata seorang peneliti dari University of Washington Medicine.
Penelitian terbaru dari Catalonia, Spanyol, yang diterbitkan dalam jurnal ScienceDirect juga menemukan bahwa setelah satu tahun ajaran, tidak ada perbedaan signifikan secara statistik antara kelompok yang mengikuti program catur dengan kelompok kontrol dalam hal berpikir kritis, perhatian, dan kesabaran. Satu-satunya perbedaan adalah pada pengetahuan dan kemahiran bermain catur itu sendiri.
Selain catur, berbagai permainan papan dan kartu juga menunjukkan manfaat kognitif. Sebuah tinjauan sistematis yang melibatkan 13 studi dan dipublikasikan di Bulletin of Counseling and Psychotherapy pada 2025 menemukan bahwa game dengan mekanisme "reveal-and-react" secara konsisten meningkatkan fungsi eksekutif seperti kontrol inhibisi, fleksibilitas kognitif, dan memori kerja pada anak usia 3-18 tahun. Game seperti Ghost Blitz, Dobble, dan Speed Cups terbukti efektif dalam melatih pengambilan keputusan cepat dan kontrol perhatian.
Permainan papan juga dapat meningkatkan kemampuan matematika pada anak. Studi eksperimental menunjukkan bahwa game matematika khusus meningkatkan memori kerja visual-spasial dan keterampilan operasi bilangan pada siswa kelas tiga. Untuk anak dengan ADHD, game papan modern bahkan terbukti membaik dalam memori kerja verbal dan masalah perilaku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....