Perlukah Memotong Daun atau Ranting yang Layu
- 13 Apr 2026 19:14 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID– Sorong, Para pecinta tanaman hias kerap dihadapkan pada pertanyaan: ketika melihat daun menguning atau ranting mengering, apakah sebaiknya dibiarkan atau segera dipotong? Jawabannya tegas: segera potong. Menurut para ahli, tindakan sederhana ini bukan hanya demi estetika, tetapi juga kesehatan tanaman secara keseluruhan.
"Memotong daun atau ranting yang layu, kering, atau terserang hama adalah tindakan yang sangat dianjurkan. Ini disebut dengan pruning atau pemangkasan sanitasi," ujar Dr. Lina Safitri, peneliti botani dari Pusat Penelitian Hortikultura, saat ditemui di Kebun Raya Bogor, di kutip Hobinanam.id.
Lalu Mengapa harus dipotong, berikut alasannya:
- Mencegah Penyebaran Penyakit
Daun layu yang disebabkan oleh jamur, bakteri, atau hama dapat menular ke bagian tanaman yang masih sehat. Dengan memotongnya, Anda menghentikan sumber infeksi.
"Daun yang sudah layu atau busuk sering menjadi sarang patogen. Jika dibiarkan, penyakit bisa merambat ke batang dan akar," jelas Dr. Lina.
- Menghemat Energi Tanaman
Tanaman akan terus mengirimkan nutrisi ke seluruh bagiannya, termasuk daun yang sudah tidak produktif. Pemangkasan membuat tanaman bisa mengalihkan energi ke tunas, daun, atau bunga baru yang sehat.
- Memperbaiki Sirkulasi Udara dan Penetrasi Cahaya
Ranting atau daun mati yang menumpuk dapat membuat tajuk tanaman terlalu rapat. Hal ini menghambat sirkulasi udara dan cahaya matahari, memicu kelembapan berlebih yang memicu jamur.
- Menjaga Penampilan dan Merangsang Pertumbuhan Baru
Pemangkasan bagian layu membuat tanaman terlihat rapi. Pada banyak spesies, pemotongan tepat di atas buku batang akan merangsang munculnya cabang atau tunas baru.
Dr. Lina memberikan panduan sederhana tentang cara memotong yang benar:
· Gunakan alat yang bersih dan tajam (gunting tanaman atau cutter). Sterilkan dengan alkohol sebelum digunakan untuk mencegah infeksi silang.
· Potong pada pangkal daun atau ranting yang layu, jangan menyisakan tangkai mati yang panjang.
· Jangan merobek karena luka yang kasar lebih sulit disembuhkan tanaman.
· Lakukan secara berkala, misalnya saat menyiram atau membersihkan tanaman.
Ada beberapa situasi di mana daun layu justru dibiarkan sementara, misalnya pada tanaman umbi atau bawang yang sedang memasuki masa dormansi. Daun yang menguning secara alami adalah tanda tanaman menyimpan cadangan makanan ke umbi. "Pada kasus seperti tulip atau lidah buaya jenis tertentu, biarkan daun benar-benar kering total sebelum dipotong," tambah Dr. Lina.
Ada beberapa kesalahan yang yg seringkali terjadi saat memotong bagian yang rusak, yaitu:
· Memotong terlalu banyak sekaligus hingga lebih dari 30% bagian tanaman, yang bisa membuat tanaman syok.
· Membuang potongan daun sakit sembarangan. Sebaiknya bungkus plastik dan buang ke tempat sampah, bukan ke komposter.
"Kesimpulannya, memotong daun atau ranting layu itu perlu, asalkan dilakukan dengan cara yang benar. Tanaman Anda akan berterima kasih dengan pertumbuhan yang lebih sehat dan lebat," pungkas Dr. Lina.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....