Film Teman Tegar Maira Angkat Alam Papua

  • 09 Feb 2026 11:49 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - FilmTeman Tegar: Maira siap hadir di layar lebar mulai 5 Februari 2026. Disutradarai sekaligus ditulis oleh Anggi Frisca, film produksi Aksa Bumi Langit ini mengangkat kisah persahabatan dengan latar alam Papua yang masih asri. Mengusung nuansa petualangan keluarga, film ini tidak hanya menawarkan cerita hangat, tetapi juga pesan kuat tentang kepedulian terhadap lingkungan dan nilai kebersamaan.

Berbeda dari banyak film berlatar Papua yang sekadar menampilkan panorama, produksi ini melakukan riset cukup panjang, yakni sekitar dua setengah tahun. Dalam acara sore ceria di Pro 2 RRI Sorong, Produser Chandra Sembiring menyampaikan bahwa proses tersebut dilakukan agar masyarakat adat Papua benar-benar ditampilkan sebagai subjek yang memiliki sudut pandang dan pemikiran sendiri, bukan sekadar latar cerita. Bahkan sekitar 90 persen pemainnya merupakan putra-putri asli Papua, sehingga nuansa lokal terasa lebih autentik.

Kisahnya berpusat pada Maira (Elisabet Sisauta), anak perempuan yang tumbuh di kawasan pegunungan Papua yang diselimuti kabut dan dikelilingi hutan lebat. Baginya, hutan bukan hanya tempat tinggal, melainkan bagian dari identitas dan warisan leluhur. Kehidupan Maira mulai berubah saat Tegar (M. Aldifi Tegarajasa) datang dari kota untuk menelusuri cerita lama tentang hutan yang pernah dikisahkan kakeknya. Pertemuan keduanya berkembang menjadi persahabatan yang hangat, sekaligus perjalanan menemukan makna menjaga alam.

(kiri) produser Chandra Sembiring, (kanan) Sutraradar Anggi Frisca. (Foto:Youtube/@RRISorong)

Petualangan mereka tidak berhenti pada rasa ingin tahu tentang burung cendrawasih. Hutan yang menjadi sumber kehidupan masyarakat setempat terancam oleh ekspansi besar yang berpotensi merusak keseimbangan alam.

Dalam salah satu pernyataannya di Pro 2 RRI Sorong, Tegar menyampaikan pesan sederhana namun kuat, bahwa hutan sangat penting untuk masa depan dan harus dijaga bersama. Film ini juga tetap membawa semangat inklusivitas seperti pada film sebelumnya, di mana keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang untuk berpetualang dan membangun persahabatan.

M. Aldifi Tegarajasa. (Foto:Youtube/@RRISorong)

Dari sisi produksi, salah satu adegan yang disebut paling menantang adalah saat Tegar berenang bersama hiu paus di Kaimana. Proses pengambilan gambar untuk adegan tersebut memakan waktu hingga empat hari. Sentuhan sinematografi yang menonjolkan lanskap Papua serta musik daerah yang mengiringi adegan membuat film ini terasa kuat secara visual dan emosional.

Melalui Teman Tegar: Maira, penonton diajak melihat Papua bukan hanya sebagai latar eksotis, tetapi sebagai ruang hidup dengan nilai, tradisi, dan perjuangan. Film ini diharapkan menjadi tontonan keluarga yang menghibur sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap alam sebelum kerusakan terjadi lebih jauh.

NONTON : Ngobrol Sore Ceria Tentang Film Teman Tegar Maira

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....