Roblox Terapkan Verifikasi Wajah untuk Fitur Obrolan

  • 28 Nov 2025 18:07 WIB
  •  Sorong

KBRN, Sorong: Platform gim daring Roblox resmi memperketat akses fitur obrolannya dengan menerapkan pemeriksaan usia wajib mulai Desember mendatang. Pemain yang ingin tetap menggunakan chat harus melakukan verifikasi melalui foto wajah atau identitas resmi. Kebijakan ini dibuat untuk membatasi ruang percakapan anak di bawah sembilan tahun tanpa izin orang tua serta mengurangi interaksi yang tidak sesuai antara pengguna dewasa dan anak-anak. Nantinya, Roblox juga membagi penggunanya ke dalam enam kelompok usia, mulai dari kategori di bawah sembilan tahun hingga pengguna berumur 21 tahun ke atas.

Uji coba kebijakan baru ini akan berlangsung lebih dulu di Australia, Selandia Baru, dan Belanda pada pekan pertama Desember sebelum diterapkan secara global pada awal Januari. Roblox menyebut langkah tersebut sebagai standar baru di industri gim, karena menjadikan perusahaan sebagai platform pertama yang mewajibkan verifikasi wajah untuk mengakses fitur chat. Proses identifikasi berbasis wajah ini bekerja sama dengan perusahaan keamanan digital Persona. Pihak Roblox juga menegaskan bahwa foto yang dipakai untuk verifikasi akan dihapus setelah proses pemeriksaan selesai. Sebelumnya fitur ini bersifat sukarela, namun mulai Desember menjadi syarat utama agar pengguna tetap bisa mengobrol di dalam gim.

Kebijakan ini muncul beriringan dengan semakin ketatnya aturan penggunaan internet oleh anak di berbagai negara. Australia, misalnya, akan melarang anak di bawah 16 tahun membuat akun media sosial mulai 10 Desember dan memberi ancaman denda miliaran rupiah bagi platform yang tidak serius memfilter pengguna di bawah umur. Meski Roblox termasuk yang dikecualikan dari aturan tersebut, pemerintah setempat tetap membuka kemungkinan untuk mewajibkannya di masa depan. Selandia Baru dan Belanda juga memperketat regulasi serupa, menandai makin besarnya perhatian global terhadap keamanan digital anak, seperti yang juga disoroti oleh lembaga keamanan siber Eropa dalam beberapa laporan tahun ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....