Fenomena Pelari Kalcer, Tren Lari Bergaya Stylish

  • 21 Sep 2025 14:44 WIB
  •  Sorong

KBRN, Sorong: Belakangan ini, media sosial khususnya TikTok ramai dengan istilah pelari kalcer. Istilah ini merujuk pada komunitas pelari yang tidak hanya menekankan kecepatan atau ketahanan, tetapi juga menonjolkan penampilan. Sepatu dengan teknologi terbaru, smartwatch, pakaian olahraga bermerek, hingga aksesori pelengkap menjadi ciri khas gaya ini. Nama kalcer sendiri diambil dari kata culture yang menggambarkan kebiasaan dan gaya hidup yang terbentuk di tengah komunitas perkotaan.

Fenomena ini semakin populer setelah konten kreator Satria Silalahi merilis sound berjudul Pelari Kalcer di TikTok. Sejak saat itu, banyak pengguna platform tersebut mulai memamerkan gaya lari dengan outfit kekinian. Tak hanya sebatas tren media sosial, gaya ini perlahan berkembang menjadi subkultur yang memadukan olahraga dengan fashion dan lifestyle urban. Sejumlah pakar kesehatan menyebutkan, fenomena ini menunjukkan bagaimana olahraga kian dipengaruhi oleh gaya hidup modern yang menempatkan citra diri sebagai bagian dari aktivitas fisik.

Bagi sebagian orang, tren ini memberi dampak positif karena perlengkapan yang nyaman dan berkualitas dapat membantu performa olahraga. Namun, di sisi lain, muncul pula tekanan sosial untuk selalu tampil up to date dengan peralatan mahal. Padahal, menurut berbagai literatur kesehatan, manfaat berlari sebenarnya bisa diperoleh tanpa perlengkapan mewah, asalkan dilakukan dengan konsisten dan teknik yang benar. Intinya, lari tetap bisa menjadi kegiatan sederhana yang menyehatkan, tanpa harus terbebani oleh tuntutan penampilan.

Ciri khas pelari kalcer umumnya terlihat dari perlengkapan lari yang lengkap, penampilan stylish, serta aktivitas mereka yang aktif dibagikan di media sosial. Tak jarang, komunitas ini juga ikut serta dalam berbagai event lari, mulai dari fun run hingga marathon. Fenomena ini sekaligus menggambarkan wajah baru olahraga lari: bukan hanya soal kebugaran, tetapi juga tentang identitas, ekspresi diri, dan interaksi sosial di era digital.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....