Jumat Berkah dari Timur: Konsisten Berbagi, Menjangkau Ratusan Warga di Sorong

  • 24 Apr 2026 13:14 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong — Semangat berbagi tak pernah surut bagi Nurdiansyah alimuddin Bersama komunitas “Pemimpin dari Timur” yang berpusat di Makassar. Memasuki pekan ke-17, program Jumat Berkah yang mereka jalankan di Kota Sorong terus menghadirkan kehangatan bagi masyarakat melalui pembagian sekitar 200 porsi makanan gratis setiap hari Jumat.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata kepedulian sosial yang lahir dari inisiatif sederhana. Ide awalnya muncul dari diskusi bersama teman-teman di yayasan, sebagai bagian dari program leadership yang kemudian berkembang dan dibawa hingga ke Sorong.

“Tujuannya sederhana, kami ingin berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Nurdin. 24 April 2026.

Setiap Jumat, setelah salat Jumat, tim turun langsung membagikan makanan kepada warga yang membutuhkan tanpa memandang latar belakang.

Program ini merupakan bagian dari gerakan yang tersebar di sembilan kota di wilayah timur Indonesia, termasuk Sorong. Meski masih di tahap awal perjalanan, komitmen mereka sudah terlihat kuat dan konsisten.

Nurdin Optimis ingin kegiatan ini tidak berhenti di angka belasan pekan, tetapi terus berlanjut hingga pekan ke-100, bahkan lebih.

“Kami ingin mengajak lebih banyak orang untuk ikut berbagi, menyisihkan sedikit rezekinya agar manfaat ini terus dirasakan,” katanya.

Suasana Jum'at gratis 24/4/2026

Dalam menjalankan kegiatan ini, dukungan masyarakat menjadi kunci utama. Donasi terbuka untuk siapa saja, tanpa batasan jumlah.

Dana yang terkumpul digunakan sepenuhnya untuk membeli dan menyalurkan makanan kepada warga.

Bagi yang ingin berkontribusi, donasi dapat disalurkan melalui rekening yayasan yang informasinya tersedia di media sosial “Pemimpin dari Timur”.

Melalui platform tersebut, masyarakat juga bisa mengikuti perkembangan kegiatan dan ikut terlibat dalam gerakan kebaikan ini.

“Jumat Berkah terbuka untuk siapa saja. Apa pun profesinya, semua bisa ikut berkontribusi,” ungkap Nurdin.

Di tengah kesibukan dan tantangan hidup, langkah kecil seperti ini menjadi pengingat bahwa kepedulian masih tumbuh dan menyebar.

Dari tangan-tangan yang mau berbagi, harapan itu terus hidup menghangatkan Sorong, satu Jumat dalam satu waktu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....