Kemasan Ramah Lingkungan Jadi Nilai Jual Baru UMKM

  • 29 Sep 2026 06:37 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID Teminabuan - Kesadaran akan green economy atau ekonomi hijau kini tidak lagi sebatas retorika, melainkan telah menjadi strategi bisnis nyata bagi para pelaku UMKM lokal. Dikutip dari laman resmi Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), jumlah unit usaha mikro yang beralih menggunakan kemasan ramah lingkungan (eco-friendly packaging)—seperti kantong bioplastik berbahan pati singkong dan wadah daur ulang—menunjukkan kenaikan konsisten menjelang akhir September 2026.

Pergeseran ini didorong oleh perubahan perilaku konsumen, khususnya generasi muda yang semakin peduli terhadap isu pengurangan sampah plastik. Menurut Deputi Bidang Usaha Kecil Kemenkop UKM, penggunaan kemasan berkelanjutan terbukti meningkatkan daya saing serta citra merek (brand image) produk UMKM di tengah persaingan pasar yang ketat.

Meskipun biaya bahan baku kemasan ramah lingkungan awalnya relatif lebih tinggi, inovasi teknologi produksi lokal saat ini berhasil menekan harga kemasan menjadi lebih terjangkau bagi skala industri rumah tangga. Banyak pelaku usaha kuliner dan kriya melaporkan bahwa konsumen kini tidak keberatan membayar sedikit lebih mahal demi mendapatkan produk yang dikemas secara etis dan aman bagi lingkungan.

Inisiatif hijau dari skala usaha kecil ini menjadi sinyal positif bagi percepatan target pengurangan sampah secara nasional. Ke depannya, konsistensi UMKM dalam menerapkan prinsip ramah lingkungan diperkirakan akan menjadi standar baru dalam rantai pasok industri kreatif tanah air.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....