Loud Budgeting: Tren Baru Gen Z dalam Mengatur Uang
- 12 Agt 2026 14:50 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong- Loud budgeting kini menjadi tren yang banyak dibicarakan anak muda. Istilah ini menggambarkan kebiasaan seseorang yang tahu dengan kondisi dan batas keuangannya. Misalnya ketika diajak untuk minum kopi di coffee shop, seseorang ini berani mengatakan bahwa dirinya sedang berhemat dan tidak memiliki anggaran untuk aktivitas tersebut. Para gen Z kini menerapkan prinsip tersebut sebagai langkah sederhana mengatur keuangan tanpa harus merasa malu.
Prinsip ini muncul karena kehidupan sehari-hari ini makin dekat dengan godaan mengeluarkan uang seperti belanja online, makanan keinginan, konser, hingga ajakan nongkrong yang bisa membuat pengeluaran bertambah tanpa kita sadari. Apalagi saat ini media sosial sering menawarkan gaya hidup yang membuat penggunanya tergoda untuk konsumtif. Konsep loud budgeting ini membantu gen Z menentukan mana kebutuhan dan mana yang hanya mengikuti tren.
Menariknya mengatakan tidak karena tidak memiliki budget bukanlah sesuatu yang memalukan dan dianggap wajar. Hal ini karena seseorang tidak harus memaksakan diri membeli sesuatu hanya untuk terlihat mampu. Justru dengan mengatakan tidak pada pengeluaran konsumtif menunjukkan bahwa seseorang bertanggung jawab dengan keuangannya. Kebiasaan ini juga mengurangi tekanan untuk selalu mengikuti gaya hidup mewah.
Prinsip lound budgeting ini bukan berarti Gen Z tidak boleh menikmati hidup. Gen Z tetap bisa merencanakan liburan, makan enak, membeli barang kesukaan dan lainnya. Namun dengan tetap mempertimbangkan kondisi keuangan. Dengan mengetahui batas pengeluaran seseorang bisa menikmati hidupnya tanpa menyesal karena mengeluarkan banyak uang.
Loud budgeting bukan sekadar tren di media sosial, tetapi bisa menjadi kebiasaan positif jika dilakukan dengan bijak. Mengatur uang membutuhkan keberanian untuk menentukan prioritas dan mengatakan tidak pada hal-hal yang belum diperlukan. Di tengah kehidupan yang penuh dengan ajakan untuk membeli dan mengikuti tren, kemampuan berkata “tidak dulu” justru bisa menjadi bentuk kepedulian terhadap masa depan. Bagi Gen Z, hidup hemat bukan berarti ketinggalan zaman, tetapi belajar menggunakan uang dengan lebih cerdas
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....