Pentingnya Literasi Keuangan sebelum Usia 25 Tahun
- 13 Jul 2026 07:03 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong- Banyak anak muda di usia sebelum 25 tahun yang sudah mendapatkan pekerjaan yang baik dan memperoleh penghasilan. Di usia yang masih muda banyak anak muda yang bekerja keras dengan mendapatkan pekerjaan tetap, usaha kecil, maupun pekerjaan sampingan. Di saat yang sama anak muda jaman sekarang juga diberikan kemudahan dalam bertransaksi secara digital. Mereka bisa berbelanja hanya dalam sekali sentuh di layar ponsel.
Kondisi seperti ini tentu bisa memberikan kebebasan namun juga menghadirkan tantangan. Jika transaksi dilakukan tanpa pemahaman tentang cara mengelola uang bisa jadi penghasilan yang seharusnya cukup bisa habis tak bersisa tanpa disadari. Maka dari itu, literasi keuangan menjadi bekal yang sangat penting untuk dimiliki anak muda sejak dini. Tren di Indonesia pun juga menunjukkan bahwa layanan keuangan digital makin berkembang cepat dibanding dengan pemahaman tentang penggunaannya secara bijak.
Perlu diketahui bahwa literasi keuangan bukan sekadar menghitung pemasukan dan pengeluaran. Namun literasi keuangan lebih dari itu karena mencakup kemampuan menyusun anggaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, memahami risiko utang, dana darurat, hingga investasi. Dengan adanya bekal tersebut maka anak muda bisa mengelola finansial secara cermat dan bijaksana.
Jika dilihat, usia 25 tahun merupakan waktu terbaik untuk memulai membangun finansial yang baik. Penting bagi anak muda untuk menyisihkan penghasilan untuk tabungan, mencatat pengeluaran, serta menghindari belanja impulsif. Kebiasaan ini jika konsisten diterapkan maka akan memberikan hasil yang besar.
Selain membantu mencapai tujuan anak muda seperti pendidikan, membeli kendaraan, dan memulai usaha, literasi keuangan bisa melindungi nak muda dari maraknya pinjaman online ilegal, investasi bodong, bahkan judi online. Dengan memahami dasar-dasar keuangan anak muda bisa lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan yang melibatkan uang.
Menjadi cerdas secara finansial bukan berarti harus memiliki penghasilan besar. Yang lebih penting adalah mampu mengelola setiap rupiah dengan bijaksana. Semakin dini seseorang belajar tentang keuangan, semakin besar peluangnya untuk meraih masa depan yang lebih stabil, mandiri, dan siap menghadapi berbagai tantangan ekonomi. Literasi keuangan bukan hanya keterampilan, tetapi investasi terbaik yang dapat dimulai sebelum usia 25 tahun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....