Bagaimana Tetap Survive pada Akhir Bulan?
- 28 Mei 2026 09:51 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Memasuki akhir bulan terkadang membuat sebagian orang mulai mencari cara agar bisa survive hingga bulan baru atau bulan berikutnya tiba. Bertahan pada akhir bulan biasanya soal mengatur prioritas dan menjaga pengeluaran tetap terkendali sampai pemasukan berikutnya datang.
Mengapa selalu di akhir bulan baru dilakukan langkah pencegahan pengeluaran yang tak penting? Kenapa tidak dimulai sejak awal bulan, sehingga keuangan kita tidak bolong terus menerus? Inilah beberapa langkah yang cukup efektif dilakukan untuk mencegah kebocoran keuangan;
- Hitung uang yang benar-benar tersisa
Catat saldo tunai, e-wallet, dan rekening. Setelah itu pisahkan untuk kebutuhan wajib:- makan
- transport
- pulsa/internet
- tagihan yang mendesak
- Gunakan metode harian
Misalnya uang tersisa Rp300 ribu untuk 10 hari → batas sekitar Rp30 ribu per hari. Cara ini membantu supaya pengeluaran tidak “bocor” di awal. - Kurangi pengeluaran yang tidak penting sementara
- kopi/jajan mahal
- pesan makanan terlalu sering
- langganan yang jarang dipakai
- belanja impulsif online
- Fokus ke makanan hemat tapi mengenyangkan
Contoh yang biasanya lebih murah:- nasi + telur
- mie ditambah sayur/telur
- tempe, tahu, ikan lokal
- masak sendiri dibanding beli jadi
- Manfaatkan yang sudah ada
Cek stok rumah dulu sebelum belanja lagi. Banyak orang sebenarnya masih punya bahan makanan yang bisa dipakai beberapa hari. - Hindari gali lubang tutup lubang
Paylater atau pinjaman cepat memang membantu sesaat, tapi sering bikin bulan berikutnya lebih berat. - Cari tambahan kecil kalau memungkinkan
Misalnya:- jual barang yang tidak dipakai
- ambil freelance kecil
- bantu jasa sederhana
- cashback atau promo kebutuhan pokok
- Buat “dana anti-akhir-bulan” untuk bulan depan
Bahkan menyisihkan sedikit di awal gajian lebih efektif daripada menunggu ada sisa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....