[CEK FAKTA] Hoaks Menkeu Akan Naikkan Harga BBM Subsidi Jadi Rp16 Ribu

  • 26 Mar 2026 17:49 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Media sosial TikTok tengah diramaikan oleh unggahan yang mengeklaim bahwa Menteri Keuangan akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi menjadi Rp16.000 per liter. Narasi ini menyebar luas dan memicu kekhawatiran di tengah masyarakat.

Namun, setelah dilakukan penelusuran fakta, klaim tersebut dipastikan tidak benar atau hoaks.

Penelusuran Fakta

Berdasarkan verifikasi informasi, Menteri Keuangan menjelaskan bahwa pemerintah saat ini terus berupaya menyerap tekanan harga minyak dunia dengan menggunakan instrumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar harga di tingkat masyarakat tetap terjaga.

Pemerintah menegaskan bahwa kenaikan harga BBM bukanlah opsi utama, melainkan langkah paling akhir yang hanya akan diambil jika APBN sudah benar-benar tidak mampu lagi mengimbangi tekanan harga minyak mentah global.

Analisis Anggaran

Beberapa poin penting terkait konteks pernyataan Menkeu yang sebenarnya adalah:

  • Intervensi APBN: Pemerintah masih berkomitmen menggunakan APBN sebagai bantalan ekonomi untuk menahan lonjakan harga.
  • Potensi Defisit: Berdasarkan perhitungan Kementerian Keuangan, defisit APBN bisa mencapai 3,7 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) jika harga minyak dunia bertahan di level 92 dolar AS per barel sepanjang tahun tanpa adanya intervensi.
  • Konteks Narasi: Unggahan di TikTok tersebut telah memotong konteks penjelasan utuh mengenai simulasi anggaran dan mengubahnya menjadi pengumuman kenaikan harga sepihak.

Kesimpulan

Informasi yang menyebutkan Menteri Keuangan menetapkan harga BBM subsidi naik menjadi Rp16.000 adalah narasi yang menyesatkan (Hoaks). Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh potongan video atau narasi pendek di media sosial yang tidak memiliki sumber resmi dari pemerintah.

(syahruddin)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....