Kisah Asjun Merintis Krebby Burger dari Nol

  • 05 Feb 2026 19:36 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – Setiap usaha besar selalu berawal dari cerita sederhana. Kadang lahir dari rasa penasaran, obrolan singkat, bahkan dari pekerjaan yang tak pernah terpikirkan sebelumnya. Kisah inilah yang dibagikan Owner Krebby Burger Sorong, Asjun, saat hadir dalam acara Generasi Berdaya Pro 2 RRI Sorong, pada Selasa 13 Januari 2026.

Owner Krebby Burger Sorong, Asjun, membagikan kisah awal perjalanannya merintis bisnis burger yang kini berkembang menjadi beberapa outlet di Sorong dan sekitarnya. Asjun mengungkapkan, ide awal bisnis burger berawal dari pengalamannya saat menjalani Praktik Sistem Ganda (PSG) di Bandung sekitar tahun 2012. Saat itu, ia melihat penjual burger menggunakan gerobak yang menurutnya belum ada di Sorong. Namun, pengalaman tersebut masih sebatas sebagai pembeli dan belum memunculkan niat untuk berbisnis.

Motivasi kuat untuk terjun ke dunia usaha justru muncul pada tahun 2016, ketika Asjun membantu usaha tambal ban milik ayahnya di pinggir jalan. Dari pekerjaan itulah, ia banyak berinteraksi dengan pelanggan. Salah satu momen yang paling membekas adalah saat melayani seorang pelanggan yang ternyata merupakan pemilik usaha martabak di kawasan Kilometer 10.

Dari obrolan santai tersebut, Asjun mengetahui potensi penghasilan seorang pedagang. Ia mengaku terkejut ketika mendengar bahwa omzet harian bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Saat itu, di usia 19 tahun, Asjun mulai menghitung dan menyadari bahwa usaha kecil memiliki peluang penghasilan yang menjanjikan.

“Dari situ saya mulai berpikir, kenapa tidak jadi pedagang saja,” ungkapnya.

Asjun Owner Krebby Burger. (Foto:Youtube/@RRISorong)

Dengan pertimbangan masih berkuliah dan membutuhkan pekerjaan yang fleksibel, Asjun memutuskan mencoba usaha sendiri. Ia mulai mencicil pembuatan gerobak dari hasil kerja tambal ban. Awalnya, ia berencana membuka usaha roti bakar, namun rencana tersebut terhambat karena keterbatasan akses bahan dan sistem kemitraan.

Sempat terpikir untuk menjual kembali gerobak tersebut, hingga akhirnya sebuah momen di Car Free Day Sorong mengubah segalanya. Asjun melihat penjual burger yang ramai diserbu pembeli. Rasa penasaran membuatnya membeli produk tersebut, bukan untuk dinikmati, melainkan dianalisis.

“Saya lihat isinya, saya hitung-hitung, ternyata modalnya tidak besar, tapi peminatnya banyak,” ujarnya.

Dari situlah Asjun memantapkan diri membuka usaha burger dengan gerobak sederhana. Outlet pertama Krebby Burger dibuka di kawasan Kilometer 9 Sorong, menggunakan modal hasil kerja tambal ban.

Kini, Krebby Burger telah berkembang memiliki lima outlet, masing-masing di Kilometer 9 sebagai outlet pertama, Saga Supermarket, Aimas, samping Polres, dan Paragon Mall lantai tiga. Dari yang awalnya berjualan sendiri, Asjun menyebut saat ini Krebby Burger telah memiliki sekitar 35 hingga 37 karyawan.

Kisah tersebut menjadi bukti bahwa usaha besar bisa lahir dari langkah kecil, ketekunan, dan keberanian melihat peluang di sekitar.

Rekomendasi Berita