Sosialisasi Program Fauna dan Flora, Dorong Konservasi
- 30 Sep 2026 08:15 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Bupati Tambrauw Yeskiel Yesnath, S.E., M.Si. membuka Sosialisasi Program Fauna dan Flora di Kabupaten Tambrauw yang berlangsung di Aula Bappeda-Litbang Kabupaten Tambrauw, Senin 28 September 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tambrauw Paulus Ajambuani, S.H., Ketua DPRK Tambrauw Yan Yosef Sundoy, S.Pd., pimpinan dan jajaran Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Barat Daya, pimpinan Fauna & Flora Indonesia, Ketua Yayasan Kasuari Tanah Papua, para pimpinan OPD, Kepala Distrik Fef, serta tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan dan tokoh pemuda.
Sosialisasi yang dilaksanakan Fauna & Flora Indonesia bersama BBKSDA Papua Barat Daya tersebut membahas berbagai program pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Salah satunya melalui pengembangan mata pencaharian alternatif berbasis konservasi, seperti ekowisata birdwatching, perlindungan alam berbasis masyarakat, serta pengembangan produk dan potensi lokal.
Selain pemaparan program, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab bersama peserta. Dalam forum tersebut juga dibahas rekomendasi pengusulan Cagar Biosfer Tambrauw–Sorong yang melibatkan Fauna & Flora Indonesia, Pemerintah Kabupaten Tambrauw, serta masyarakat adat.
Dalam sambutannya, Bupati Yeskiel menegaskan bahwa upaya pelestarian keanekaragaman hayati harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, konservasi tidak semata-mata berbicara mengenai perlindungan terhadap alam, tetapi juga harus menjadi bagian dari pembangunan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pelestarian alam harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, konservasi harus menjadi bagian dari pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Bupati juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan forum tersebut untuk berbagi pengalaman, menyampaikan gagasan, serta mengidentifikasi potensi dan tantangan konservasi di masing-masing wilayah.
Ia berharap program konservasi yang dikembangkan bersama dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam Kabupaten Tambrauw.
Kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tambrauw, masyarakat adat, masyarakat, dan para mitra konservasi dalam menjaga kekayaan alam Tambrauw.
Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu mendorong pemanfaatan potensi daerah secara bijaksana dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat saat ini maupun generasi yang akan datang. (Rls)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....