Bank Papua Gandeng BKKBN, 200 Sasaran Stunting di Tambrauw Dapat Dukungan
- 18 Sep 2026 13:24 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Tambrauw— Pemerintah Kabupaten Tambrauw memperkuat langkah pencegahan stunting melalui kerja sama dengan dunia usaha dan lembaga kependudukan. Kolaborasi tersebut ditandai dengan peluncuran program Sahabat Sehat dan Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) di Aula Mess Pemerintah Kabupaten Tambrauw, Distrik Kebar, Selasa 15 September 2026.
Program yang melibatkan Bank Papua dan BKKBN Perwakilan Provinsi Papua Barat ini menargetkan 200 sasaran di Kabupaten Tambrauw sepanjang tahun 2026.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan stunting, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi dan perhatian terhadap tumbuh kembang anak.
Melalui program Sahabat Sehat, Bank Papua menyalurkan dukungan melalui tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR. Dukungan ini kemudian disinergikan dengan program Genting yang dikembangkan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.
Wakil Bupati Tambrauw, Paulus Ajambuani, S.H., menyampaikan apresiasi kepada Bank Papua yang turut mengambil bagian dalam pembangunan masyarakat melalui program CSR.
Menurut Paulus, persoalan stunting tidak dapat ditangani pemerintah seorang diri. Diperlukan keterlibatan dunia usaha, BKKBN, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan agar upaya pencegahan dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Anak-anak adalah generasi penerus Kabupaten Tambrauw, sehingga perlu mendapat perhatian agar terhindar dari stunting,” kata Paulus.
Ia menilai dukungan lintas sektor menjadi langkah penting untuk memastikan anak-anak Tambrauw memperoleh kebutuhan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka.
Kepala Dinas P3AKB Kabupaten Tambrauw, dr. Lenny Florensia Hae, menjelaskan bahwa program Genting merupakan program Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN yang dilaksanakan hingga ke daerah.
Di Kabupaten Tambrauw, program tersebut dikolaborasikan dengan Sahabat Sehat milik Bank Papua. Dalam kerja sama ini, Bank Papua turut berperan sebagai orang tua asuh melalui program CSR untuk mendukung keluarga sasaran.
“Program Genting diterapkan hingga ke daerah, termasuk Kabupaten Tambrauw. Dalam kolaborasi ini, Bank Papua turut mengambil peran sebagai orang tua asuh melalui program CSR,” jelas Lenny.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap keluarga yang berisiko stunting, sekaligus membantu pemerintah dalam menjalankan program pencegahan secara lebih terarah.
Sekretaris BKKBN Perwakilan Provinsi Papua Barat, Yahya Richard Rumbino, turut menekankan pentingnya kerja bersama dalam menghadapi persoalan stunting.
Ia menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat merupakan bagian penting dalam upaya melindungi generasi muda Papua dari dampak stunting.
Menurutnya, perhatian terhadap tumbuh kembang anak perlu dilakukan sejak dini agar kualitas generasi mendatang dapat terus diperkuat.
Sementara itu, Kepala Bank Papua Cabang Tambrauw, Esther J. Ulian, saat membacakan sambutan Direktur Utama Bank Papua, menegaskan bahwa peran Bank Papua tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis perbankan.
Bank Papua juga memiliki komitmen untuk mendukung tanggung jawab sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.
Stunting disebut sebagai salah satu tantangan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Tambrauw yang membutuhkan perhatian serta dukungan berbagai pihak.
Melalui program Sahabat Sehat dan Genting, Bank Papua berharap kontribusi di bidang sosial dapat memberi manfaat bagi keluarga sasaran dan mendukung upaya pemerintah dalam mencegah stunting.
Peluncuran program Sahabat Sehat dan Genting di Kabupaten Tambrauw menargetkan 200 sasaran pada tahun 2026.
Program ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan penyaluran bantuan, tetapi juga memperkuat gerakan bersama dalam memberikan perhatian terhadap keluarga berisiko stunting.
Dengan dukungan pemerintah daerah, BKKBN, Bank Papua dan masyarakat, upaya pencegahan stunting diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Anak-anak Tambrauw diharapkan tumbuh sehat, berkembang secara optimal dan memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Launching tersebut turut dihadiri Kepala Distrik Kebar, perwakilan TNI/Polri, Kepala Puskesmas Kebar serta sejumlah undangan lainnya. (Rls)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....