Harga Avtur Naik, Tiket Pesawat Perintis Teminabuan Masih Stabil
- 18 Sep 2026 15:21 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, TEMINABUAN - Harga avtur nasional mengalami kenaikan mulai 1 September 2026. Namun, kenaikan tersebut belum berdampak terhadap harga tiket penerbangan perintis di Bandara Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya.
Personel Aviation Security (Avsec) Bandara Teminabuan, Maichel Erik, mengatakan hingga pertengahan September 2026 belum ada perubahan harga tiket pada rute penerbangan yang dilayani maskapai Susi Air.

"Untuk September ini, belum ada perubahan harga," kata Maichel saat ditemui di Bandara Teminabuan, Jumat (18/9/2026).
Ia menjelaskan, sebelumnya memang sempat terjadi perubahan harga tiket pada periode tertentu. Bahkan, ketika harga bahan bakar mengalami kenaikan akibat kondisi global, harga tiket di sejumlah rute dari Teminabuan sempat mengalami kenaikan.
"Kemarin itu pernah naik sampai kurang lebih Rp200 ribu untuk semua jalur," ujarnya.
Menurut Maichel, kenaikan harga tiket sebelumnya sempat mendapat keluhan dari masyarakat. Pihak bandara kemudian memberikan penjelasan bahwa perubahan tarif tersebut berkaitan dengan kondisi harga minyak global yang saat itu belum stabil.
"Kami kasih penjelasan bahwa memang mungkin nanti ada perubahan harga lagi, atau mungkin bisa naik ataupun bisa turun," katanya.
Sementara itu, untuk penentuan harga bahan bakar dan tarif penerbangan, Maichel menyebut kebijakan tersebut berada pada pihak maskapai.
"Kalau untuk minyak itu diatur oleh maskapainya," jelasnya.
Jadwal Penerbangan Masih Normal
Maichel memastikan kenaikan harga avtur pada September 2026 juga belum menyebabkan perubahan jadwal penerbangan perintis dari Bandara Teminabuan.
"Untuk penerbangan, jadwalnya normal. Tidak ada perubahan," katanya.
Saat ini terdapat tiga rute penerbangan perintis yang dilayani dari Bandara Teminabuan, yakni Teminabuan-Sorong, Teminabuan-Inanwatan dan Teminabuan-Manokwari.
Berdasarkan jadwal penerbangan yang tersedia, rute Sorong-Teminabuan dan Teminabuan-Sorong dilayani setiap Selasa dan Jumat. Sementara rute Inanwatan-Teminabuan dan Teminabuan-Inanwatan dilayani setiap Rabu dan Sabtu. Adapun penerbangan Teminabuan-Manokwari dan Manokwari-Teminabuan juga dijadwalkan setiap Selasa dan Jumat.
Untuk saat ini, tarif yang tercantum di antaranya Rp433.630 untuk rute Sorong-Teminabuan dan Rp383.630 untuk Teminabuan-Sorong.
Sedangkan rute Teminabuan-Inanwatan maupun Inanwatan-Teminabuan masing-masing sebesar Rp344.780. Untuk rute Teminabuan-Manokwari tercatat Rp585.650, sedangkan Manokwari-Teminabuan Rp621.650.
Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan maskapai.
Jumlah Penumpang Fluktuatif
Dari sisi jumlah penumpang, Maichel mengatakan aktivitas penerbangan di Bandara Teminabuan cenderung mengalami fluktuasi sepanjang tahun.
Pada empat bulan pertama 2026, jumlah penumpang disebut mengalami peningkatan. Salah satu faktor yang memengaruhi adalah periode Ramadan dan arus mudik.
"Di empat bulan pertama kemarin penumpangnya naik karena masuk bulan puasa dan orang memudik. Ada kenaikan," katanya.
Namun, memasuki kuartal kedua atau periode Mei hingga Agustus 2026, jumlah penumpang kembali mengalami penurunan.
Sementara memasuki kuartal ketiga, jumlah penumpang diperkirakan kembali mengalami peningkatan seiring mendekati akhir tahun dan momentum Natal.
"Kalau kuartal ketiga ini belum sampai akhir tahun, tapi diprediksi bakal naik karena ini akhir tahun dan Natal juga," ujarnya.
Meski demikian, Maichel belum dapat menyampaikan persentase kenaikan maupun penurunan jumlah penumpang secara rinci.
Untuk saat ini, penerbangan perintis di Bandara Teminabuan dilayani oleh satu maskapai, yakni Susi Air.
Maichel menambahkan, kemungkinan adanya penambahan penerbangan masih dalam tahap pembahasan dan diperkirakan baru dapat direalisasikan pada tahun depan.
"Kalau untuk penambahan mungkin tahun depan. Itu masih dalam prediksi karena masih dalam bentuk rapat juga," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....