Beri Sanksi Tegas, Kepala Dinas Pendidikan Raja Ampat Potong Gaji Guru Mangkir

  • 30 Jul 2026 13:20 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Mutu pendidikan bagi daerah pulau -pulau terluar membutuhkan komitmen tenaga guru yang bekerja dengan hati dan ikhlas mencerdaskan anak bangsa. Terbatasnya infrastruktur dan kondisi geografis juga menjadi tantangan tersendiri di Kabupaten Raja Ampat.

Dalam dialog Hallo RRI Programa 1 Sorong, Senin, 27 Juli 2026, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Raja Ampat Herman Frans Soor melalui gawai mengatakan begitu banyak tantangan yang dihadapi semenjak mendapat amanat menjadi Kepala Dinas Pendidikan.

Terkait masih banyaknya tenaga guru yang mangkir atau tidak disiplin, Herman menegaskan bahwa pihaknya selalu mengawasi dan bertindak tegas kepada guru-guru yang mangkir. “Saya setiap hari Sabtu selalu turun ke sekolah-sekolah. Ada yang kemarin itu sudah masuk tahun ajaran baru tapi belum mulai ada kegiatan belajar mengajar. Kami terkendala sekarang lagi musim angin selatan, kita juga tidak mau ambil resiko turun ke pulau-pulau dengan kondisi seperti ini. Ada juga guru yang satu bulan bahkan satu tahun tidak mengajar, saya tegaskan potong gaji. Bila perlu belum berubah ya pecat," tegas Herman.

Herman mengakui banyak sekali kendala yang kami hadapi, mengingat Raja Ampat ada banyak pulau-pulau kecil bahkan yang sampai di perbatasan. Masih ada keterbatasan sarana prasarana, kemudian akses internet. "Banyak juga guru yang mengeluh karena ada dana khusus tunjangan yang di tempat yang jauh, tapi yang dapat malah mereka yang masih di ibu kota kabupaten. Tapi saya sudah berkoordinasi dengan bapak Bupati kemudian Kementerian terkait juga supaya pendataan guru guru bisa diperbaiki," terang Herman.

Demi meningkatkan kualitas pendidikan Herman berkomitmen akan terus berupaya memperbaiki tenaga guru yang ada, termasuk terus berkoordinasi dengan pemerintah dan semua pihak. Pihaknya juga mengajak keterlibatan masyarakat bersama memajukan pendidikan di Raja Ampat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....