RSUD Sele Be Solu Bekali Pegawai Hadapi Bencana Kebakaran

  • 22 Jul 2026 15:10 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong – RSUD Sele Be Solu Kota Sorong menggelar simulasi penanggulangan bencana kebakaran di halaman parkir rumah sakit, Rabu 22 Juli 2026.

Kegiatan yang dipimpin langsung Direktur RSUD Sele Be Solu, drg. Susi P. Djitmau, MPH, ini diikuti seluruh pegawai sebagai bagian dari peningkatan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.

Simulasi menghadirkan perusahaan penyedia jasa pengisian ulang Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memberikan pelatihan sekaligus praktik penggunaan APAR kepada seluruh peserta.

Pegawai diberikan pemahaman mengenai cara mengenali sumber api, langkah penanganan awal kebakaran, hingga teknik menggunakan APAR dengan benar.

Direktur RSUD Sele Be Solu, drg. Susi P. Djitmau, MPH mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya membekali seluruh pegawai dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi potensi kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu di lingkungan rumah sakit.

Menurutnya, rumah sakit merupakan fasilitas pelayanan publik yang harus selalu siap menghadapi berbagai situasi darurat, sehingga setiap pegawai wajib memahami prosedur keselamatan dan mampu melakukan tindakan awal sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.

“Melalui simulasi ini kami ingin seluruh pegawai memiliki kemampuan dasar dalam menghadapi bencana kebakaran. Keselamatan pasien, keluarga pasien, maupun tenaga kesehatan menjadi prioritas sehingga penanganan awal harus dipahami oleh semua petugas,” ujar Susi.

Ia menambahkan, pelatihan tersebut menjadi semakin penting mengingat dalam beberapa waktu terakhir Kota Sorong dihadapkan pada meningkatnya kejadian kebakaran.

Dibandingkan ancaman bencana lain seperti tsunami yang relatif jarang terjadi, peristiwa kebakaran dinilai lebih sering terjadi sehingga memerlukan kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang lebih tinggi.

“Kita melihat belakangan ini kejadian kebakaran cukup sering terjadi di Sorong.

Karena itu kami ingin seluruh pegawai tidak panik ketika menghadapi kondisi darurat dan mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan untuk meminimalkan risiko,” katanya.

Selama simulasi, peserta juga diberi kesempatan mempraktikkan langsung penggunaan APAR untuk memadamkan api, mulai dari membuka pengaman hingga teknik penyemprotan yang tepat ke titik sumber api.

Manajemen RSUD Sele Be Solu berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari budaya keselamatan di lingkungan rumah sakit.

Dengan meningkatnya kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi keadaan darurat, pelayanan kepada masyarakat diharapkan tetap berjalan aman, cepat, dan profesional meskipun terjadi situasi bencana.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....