Guru di Sorong Selatan Masih Tinggal di Rumah Masyarakat
- 30 Jun 2026 07:26 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Teminabuan- Para tenaga guru di daerah terpencil wilayah Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, masih tinggal di rumah masyarakat. Hal itu disebabkan karena tidak ada kopel guru atau perumahan guru.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong Selatan, Izak Meres kepada RRI menyampaikan, salah satu hambatan atau tantangan yang dialami para guru di daerah terpencil adalah, belum tersedianya sarana penunjang seperti kopel guru. Akibatnya para guru tidak efektif melaksanakan tugas dalam mencerdaskan anak-anak generasi bangsa.
"Wilayah Imekko masih terdapat banyak kendala. Memang ada sebagian pembangunan yang sudah berjalan, tetapi ada yang belum. Terutama keterbatasan fasilitas penunjang guru, seperti rumah atau tempat tinggal. Selama ini mereka masih numpang tinggal di rumah-rumah masyarakat. Ini tentu membuat mereka tidak fokus, atau tidak optimal melaksanakan tugasnya untuk mengajar," ungkapnya.
Terkait itu dirinya mengharapkan dukungan dan perhatian dari pemerintah pusat, mengingat anggaran daerah sangat terbatas.
| Baca juga: AMKEI Sorong Selatan Gelar Musda Satu |
"Terkait dengan penganggaran, ya mungkin dari pemerintah pusat bisa melihat kita dan membantu. Bukan hanya para guru, para tenaga medis juga kurangan rumah atau tempat tinggal," bebernya.
Selain perumahan guru, para pendidik di wilayah pesisir pantai Imekko juga mengalami kesulitan dengan biaya transportasi laut dan sungai yang cukup mahal. Namun hal itu sedikit demi sedikit diupayakan oleh pemerintah daerah, yakni mengadakan longboat atau perahu yang dilengkapi dengan mesin dan tenda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....