Kader PII di Papua Barat Daya Gelar Refleksi 79 Tahun Hari Bangkit
- 10 Mei 2026 08:44 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Pelajar Islam Indonesia (PII) tahun ini genap berusia 79 tahun, ditanggal 4 Mei menjadi momentum peringatan hari bangkit bagi seluruh kader Pelajar Islam Indonesia (PII) sejak tahun 1947. Untuk memperingati langkah pergerakan PII, pengurus daerah pelajar Islam Indonesia (PII) Kota Sorong menggela refleksi sekaligus resepsi Hari Bangkit PII dipusatkan di rumah singgah HBM - Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Ketua Pengurus Wilayah Perhimpunan keluarga Besar PII (KB PII) Papua Barat Daya, Wahyudi mengatakann perjuangan kader PII tidak hanya mendukung Indonesia merdeka secara utuh setelah hari Kemerdekaan ditahun 1945, namun perjuangan dalam menjaga Indonesia terus berlanjut dalam sejarah yang dilakukan oleh kader PII secara nyata bagi Indonesia, oleh karena itu diusia ke-79 tahun ini kader PII di Papua Barat Daya tetap menjaga nila-nilai ketaqwaan dan kesolidan PII dalam berdakwah ditengah pelajar.
"Perjuangan sejak tahun 1947 hendaknya tidak hilang begitu saja, kita wajib mempertahankan nilai-nilai dakwah yang tetap diperjuangkan sebagai wujud kontribusi kita terhadap bangsa dan negara Indonesia, tetap terus bergerak dan menjaga semangat serta kesolidan kita" tegas Wahyudi dihadapan kader-kader PII.
Sekretaris Umum PW Pelajar Islam Indonesia (PII) Papua Barat Daya - Suwoko mengajak seluruh kader PII untuk bersama-sama menjaga pergerakan dan perjuangan sebagai organisasi pelajar tertua di Indonesia, sehingga kedepan program seperti training, taklim dan kursus dapat dilaksanakan secara maksimal.
"Yang terpenting saat ini mari kita jaga keberlanjutan perjuangan melalui program yang bermanfaat bagi pelajar di sekolah-sekolah maupun perguruan tinggi, seperti training, taklim dan kursus yang selama ini sudah berjalan dengan baik" kata Suwoko.
Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah PII Kota Sorong, Asyam Bin Zulkifli Yahya mengatakan pelajar saat ini merupakan calon-calon pemimpin di masa depan, oleh karena sedari muda harus mempersiapkan diri dengan berlatih dan belajar sehingga tongkat estafet kepemimpinan akan diterima dimasa depan dengan lebih baik.
"Kita merupakan pelanjut masa depan Indonesia, maka kita sepantasnya harus tetap berjuang dan berlatih, dengan begitu sebagai pelanjut estafet bangsa ini dapat melanjutkan cita-cita luhur bangsa Indonesia" ujar Asyam.
Selain menggelar refleksi peringatan hari bangkit ke-79 PII, juga dilanjutkan dengan rapat pembahasan persiapan LBT menjelang hari libur semester sekolah tahun 2026 ini sebagai upaya menyiapkan kader PII di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....